Yadul ‘Ulya Gemakan ‘Back to Nature’ Cegah Corona

0
23 views
Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul 'Ulya Garut.
Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

“Masih Bertambah Kasus Penularan”

Garutnews ( Selasa, 15/12 – 2020 ).

Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut juga sebagai upaya menggemakan manfaat ‘Back to Nature’ dengan beragam potensi alami tersedia yang bisa menginspirasi terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah pandemi corona.

Sehingga para pengunjung bisa diedukasi manfaat ragam jenis vegetasi termasuk asupan sayur mayur, peternakan, dan perikanan berpakan bahan baku organik agar sehat dikonsumsi.

Wahana Rehat.

Selain itu, suasana bernuansa alami dipastikan terhindar dari stres guna menunjang meningkatnya kualitas imunitas tubuh.

“Masih Bertambah Kasus Penularan”

Lantaran kini Kabupaten Garut masih mengalami penambahan kasus penularan Covid-19 bahkan diwarnai kematian akibat terpapar wabah tersebut.

Sehat, dan Menyegarkan.

Kasusnya pun meningkat lagi menjadi 2.833 kasus dengan 74 kematian menyusul ada penambahan volume harian 35 kasus baru positif disertai penambahan empat pasien meninggal dunia, Selasa (15/12-2020).

Maka selain mengalami peningkatan penularan disertai kematian nyaris setiap harinya itu tak pelak menuntut semua pihak senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan yang mengancam saban orang di setiap tempat pada setiap waktu.

Lembah Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Setidaknya harus membiasakan diri tetap berdisiplin mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan apa pun dengan tiga kunci perilaku seperti kerap dianjurkan pemerintah dan diingatkan sejumlah kalangan.

Berdasar data dari Sub Divisi Pencegahan GTPP Covid-19 Garut, dari 35 kasus baru positif tersebut, ada 14 kasus di antaranya ditemukan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada 101 sampel swab, dan satu kasus terkonfirmasi pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Wisata Edukasi Domba Garut.

Sebanyak 35 kasus baru itu berasal dari 12 kecamatan. Yakni Tarogong Kidul (7 kasus), Banyuresmi (6 kasus), Garut Kota (6 kasus), Cilawu (5 kasus), Tarogong Kaler (4 kasus), Bayongbong (1 kasus), Cibiuk (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Sucinaraja (1 kasus), dan Sukawening (1 kasus).

Mereka terdiri 18 perempuan dan 17 laki-laki, berusia antara 14 tahun hingga 70 tahun.

Memproduk Magot Untuk Pakan Ternak.

Sedangkan empat meninggal dunia akibat Covid-19 yakni perempuan (KC-1387) 59 tahun dari Kecamatan Garut Kota, laki-laki (KC-1912) 68 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, perempuan (KC-2612) 66 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler, dan perempuan (KC-2822) 56 tahun dari Kecamatan Sukawening.

Menjadikan jumlah kematian akibat penularan di Garut bertambah menjadi 74 kasus.

Wahana Kemandirian Pangan Ponpes Yadul ‘Ulya Garut.

Namun terdapat perkembangan cukup menggembirakan adanya 33 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19, terdiri 22 perempuan dan 11 laki-laki, berusia antara lima tahun hingga 96 tahun.

Mereka dari Cisompet (7 kasus), Pameungpeuk (5 kasus), Malangbong (4 kasus), Tarogong Kidul (3 kasus), Garut Kota (3 kasus), Sukaresmi (3 kasus), Cibalong (2 kasus), Cisurupan (1 kasus), Kadungora (1 kasus), Cikajang (1 kasus), Tarogong Kaler (1 kasus), Wanaraja (1 kasus), dan Talegong (1 kasus).

Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi 1.523 kasus.

Hingga pukul 13.15 WIB, tercatat masih terdapat sebanyak 1.234 pasien positif diisolasi dalam perawatan, dan dua pasien positif menjalani isolasi mandiri.

Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

*******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here