Geliat Kewirausahaan Yadul ‘Ulya di Tengah Kepungan Covid-19

0
40 views
Pengembangan Penggemukan Peternakan Ayam Pedaging, dan Proses Pengelolaan Pakan Domba dan Kambing.

“Positif Covid-19 Meninggal Menjadi 15”

Garutnews ( Rabu, 21/10 – 2020 ).

Ragam kewirausahaan Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut semakin menggeliat di tengah kepungan wabah coronavirus disease 2019, sekaligus kian menguatkan upaya peningkatan imunitas setiap seluruh komunitas pesantren.

Tak hanya tanaman pangan juga sayuran melainkan sektor perikanan, dan peternakan pun dijadikan prioritas pengembangan kewirausahaan kemandirian ekonomi.

Pengembangan Ayam Bukan Ras.

“Sekaligus berbasiskan ketahanan pangan yang bisa memenuhi kebutuhan konsumsi intern masyarakat pesantren,” imbuh Pimpinan Yayasan Tahfidz Garut M. Angga Tirta.

Di antaranya dalam pemenuhan gizi maupun nutrisi para santri, tersedia peternakan penggemukan ayam pedaging termasuk pengembangan populasi ayam bukan ras, katanya.

Pengembangan Pembibitan Ragam Jenis Sayuran.

Masih terdapat pula peternakan domba atau kambing yang dapat memenuhi pesanan aqiqah, termasuk proses penyembelihan hingga pembersihan dagingnya yang Islami.

Kemudian yang kini gencar diselenggarakan antara lain berupa pengembangan pembibitan sayur mayur juga penataan wahana ‘agro park’.

“Positif Covid-19 Meninggal Menjadi 15”

Sedangkan kini di Kabupaten Garut, tak hanya terinfeksi positif Covid-19 terus bertambah juga radius sebaran kasusnya pun semakin meluas, bahkan pasien meninggal bertambah menjadi 15 orang.

Penataan Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘ Ulya.

Dengan meninggalnya seorang pasien positif Covid-19, perempuan berusia 58 tahun (KC-349) asal Kecamatan Malangbong.

Meski terdapat pula 10 pasien positif dinyatakan sembuh, dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Sehingga keseluruhan pasien sembuh di Garut menjadi 275 orang.

GTPP Covid-19 kabupaten setempat melaporkan, hingga pukul 21.30 WIB, jumlah pasien positif masih dalam isolasi perawatan di rumah sakit mencapai 147 orang. Terdapat pula dua pasien suspek dirawat di rumah sakit, dan 48 pasien suspek lainnya menjalani isolasi mandiri.

Hingga, Rabu (21/10-2020) Pukul 18:54:15 WIB mencapai 10.080 warga Kabupaten Garut terpapar pandemi maut, terdiri Konfirmasi positif 437 orang, Probable 0 kasus,  Suspect 3.148, serta Kontak Erat 6.495 orang.

******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here