Home BERITA UTAMA Wabup Helmi Budiman Apresiasi Yayasan Yadul ‘Ulya

Wabup Helmi Budiman Apresiasi Yayasan Yadul ‘Ulya

0
54 views
Wabup Garut.
Wabup Garut Tandatangani Prasasasti Peresmian Masjid Yadul ‘Ulya.

“Resmikan Masjid Berikonik Arsitektur Metafora”

Garutnews ( Rabu, 13/10 – 2021 ).

Wakil Bupati Garut dr H. Helmi Budiman mengapresiasi positif ragam upaya kemandirian Yayasan Tahfidz Qur’an Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya berhasil mewujudkan wahana pendidikan Islami termasuk masjid, yang di perkotaan pun terbilang berkondisi mewah.

Aris Nugraha Juga Menandatangi Prasasti.

Sehingga sangat diharapkan upaya kemandirian tersebut, bisa senantiasa diteruskan. Tak hanya di wilayah Kampung Panawuan Kelurahan Sukajaya Kecamatan Tarogong Kidul.

“Melainkan pada wilayah lainnya, termasuk para santri/santriwatinya pun terus bertambah dari ratusan hingga ribuan,” imbuh Wakil Bupati pada Peresmian dan Penandatanganan Prasasti Masjid Yadul ‘Ulya Garut, Rabu (13/10-2021).

Ust. M. Angga Tirta Widya Prihandani.

Tuntasnya pembangunan masjid berikonik arsitektur metafora bernilai Rp4 miliar lebih ini, diakuinya sangat membantu Pemkab setempat dalam mewujudkan pendidikan generasi muda yang berakhlak mulia.

Karena itu, Helmi Budiman juga menyampaikan apresiasi positifnya kepada ANP AMAL, Yayasan Aris Nugraha Peduli Jabodetabek, Indonesia.Sebagai donatur pembangunan masjid.

Aris Nugraha.

Sehingga semoga besarnya amalan tersebut, mendapatkan keridhaan Allah SWT dengan balasan amalan berlipat ganda berupa diperolehnya keindahan rumah di surga kelak di akhirat.

Helmi Budiman mengaku pula sangat terharu, terhadap beragam upaya kemandirian Yayasan Yadul ‘Ulya. Lantaran selama ini berupaya maksimal membiayai operasional pesantren antara lain melalui pelbagai jenis usaha kuliner, serta busana muslimah anak.

Dihadiri Pula Camat Tarogong Kidul, Drs Doni Rukmana serta Lurah Sukajaya.

Ketua Yayasan Yadul ‘Ulya Ustadz M. Angga Tirta Widya Prihandani antara lain katakan, lembaga pendidikan Islami termasuk Masjid Ponpes Yadul ‘Ulya bisa berdiri. Atas Ridha Allah SWT, dorongan do’a tulus dari kedua orangtua, serta bantuan dari banyak pihak.

Dewan Syariah Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Ustadz Salman El Syifa.

“Maka sarana ibadah ini berada pada semua lapisan maupun golongan, yang diharapkan menjadi perekat pemersatu yang lebih kokoh menebar ‘rahmatan lil alamin’,” juga imbuh Ustadz M. Angga Tirta Widya Prihandani.

Ulama muda Asal Mesir, Syeikh Ahmad Al-Misri juga Pembina Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya sajikan kajian mengenai fungsi masjid.

Dewan Syariah Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Ustadz Salman El Syifa detail mempresentasikan beragam program pembelajaran termasuk capaian kinerja selama ini.

Menuntun Santri Kuttab Dengan Humanis.

Dengan ciri khas pesantren ungkapnya, banyak memiliki santri/santriwati dari kalangan anak yatim dan dhuafa yang selama ini pula mereka senantiasa mengikuti proses pembelajaran Tahfidz Qur’an dengan mengutamakan pembelajaran adab.

Iim Hamida, STA Presentasikan Rancangan Arsitektur Masjid Ponpes Yadul ‘Ulya.

Aris Nugraha, Sutradara Preman Pensiun dan Bajaj Bajuri antara lain mengemukakan, tuntasnya fisik bangunan masjid belum pernah ada sebelumnya dengan sentuhan arsitektur  ‘metafora’ tersebut, merupakan pembangunan kedua setelah masjid di Lombok NTB.

Penggagas Masjid Berikonik Arsitektur Metafora.

ANP AMAL resmi dibentuk 31 Januari 2019 diketuai Iranty Purnamasari dibantu sejumlah artis, dan crew Tukang Ojek Pengkolan juga artis dan crew ANP Films yang melahirkan beberapa serial televisi, di antaranya Preman Pensiun.

Membuka Jendela Informasi Dunia.

Di antaranya fokus pada kegiatan membantu membangun sekolah dan tempat ibadah di daerah membutuhkan, yang masyarakatnya belum siap dalam pembiayaan secara mandiri.

Berkunjung ke Dapur Mang Oprek.

“Sehingga setiap tahunnya menargetkan bisa membangun satu masjid, serta satu sekolah,” ungkap Aris Nugraha.

Amati Lingkungan Masjid Yadul ‘Ulya Garut.

Bahkan tahun ini pun membantu pembangunan masjid di Sukakarya Samarang, memprogramkan bea siswa bagi santri/santriwati, juga berobsesi mendirian pondok pesantren.

Dari Jauh Detail Amati Agro Park Ponpes/Kuttab Ponpes Yadul ‘Ulya.

“Melalui upaya mengamalkan kebaikan dari produk hiburan yang hasilnya guna membantu membangun fasilitas pendidikan dan pembangunan masjid,” tutur Aris Nugraha.

Berkeliling di Kawasan Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Ulama muda asal Mesir kini menetap di Jakarta, Syeikh Ahmad Al-Misri yang juga Pembina Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya pada rangkaian peresmian masjid menyajikan kajian mengenai fungsi masjid.

Para Pendiri Ponpes Yadul ‘Ulya Garut.

Masjid tak hanya sebagai wahana untuk menunaikan mendirikan shalat, melainkan bisa menjadi pusat pengembangan peradaban, termasuk membahas upaya peningkatan perekonomian masyarakat sekitar masjid, ungkapnya.

Santri Program Kauny Sajikan Kemahiran Menghafal Alqur’an.

“Sehingga keberadaan masjid pun hendaknya bisa meningkatkan kualitas pengetahuan masyarakat sekitarnya, termasuk membantu mengembangan kesejahteraan kemandirian perekonomian masyarakat,” ujar Syeikh Ahmad Al-Misri.

“Resmikan Masjid Berikonik Arsitektur Metafora”

Mewawancarai Santri Penghafal Alqur’an di Ponpes Yadul ‘Ulya.

Masjid Yadul ‘Ulya Garut, yang peletakan batu pertama awal pembangunannya oleh Wakil Bupati dr H. Helmi Budiman, Jum’at (01/03-2019) silam, ‘berikonik’ atau  belum pernah ada sebelumnya dengan sentuhan arsitektur ‘metafora’.

Dansipur Mang Oprek.

Sehingga meski masjid tiga lantai berluas bangunan 230 m2 tersebut, beratap sepintas menyerupai kepak sayap burung ‘besi’ yang melesat lepas landas mengangkasa.

Lokasi Rehat Islami Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Namun gaya yang berkembang pada zaman postmodern ini, bermakna ungkapan bentuk visual dihasilkannya disesuaikan kondisi perbukitan Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul.

Presentasikan Kesan Terhadap Ponpes Yadul ‘Ulya.

“Berupa memindahkan wujud seseorang yang khusuk duduk di antara dua sujud menghadap kiblat,” ungkap arsiteknya Iim Hamida, STA.

Presentasikan Keutamaan Adab di Ponpes Yadul ‘Ulya.

Totalitas sayapnya seluas 560 m2 menaungi seluruh bangunan utama berukuran 10×23 m yang berkaidah ‘green architecture’ itu, berkonsepsikan upaya meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan alam maupun manusia.

Santriwati Ponpes Yadul ‘Ulya Ungkap Kesan Menariknya.

“Juga bisa menghasilkan tempat yang lebih baik dan lebih sehat, dengan memanfaatkan sumber energi, dan sumber daya alam secara efisien serta optimal,” imbuh Iim Hamida pula.

Lantunkan Ayat Suci Alqur’an.

Masih menurut Iim Hamida, mewujudkan pemenuhan pemesanan struktur bangunan ‘ikonik’ dari Pimpinan Yayasan Tahfidz Qur’an Garut, M. Angga Tirta.

Seksi Dapur Ponpes Yadul ‘Ulya.

Angga Tirta antara lain katakan, Masjid Yadul ‘Ulya berikonik sejati ini diharapkan bisa menjadi warisan abadi yang tak lekang kemajuan zaman maupun oleh dimensi ruang dan waktu, katanya.

Santri Kuttab Yadul ‘Ulya.

***** ***** *****

Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.
Kondisivitas Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Esay/Fotografer : Abah John.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here