Wabup Garut : Jangan Takut Berlebihan Terhadap Covid-19

0
19 views
Wabup Garut.
Ricky R Darajat.

“Sukseskan #Maskerku Melindungimu, Maskermu Melindungiku”

Pesan Ibnu Sina, tokoh kedokteran yang juga dikenal dengan sebutan “Sheikh al-Rayees, menyatakan kepanikan adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat, dan kesabaran adalah permulaan kesembuhan”

Sebagaimana dalam kitabnya “As Syifa”, yang artinya “penyembuhan” diharapkan agar jiwa manusia sembuh terlebih dahulu karena itu lebih penting dari kesembuhan raga. (pelbagai sumber).

Garut News ( Jum’at, 01/05 – 2020 ).

Wakil Bupati Garut dr H. Helmi Budiman mengingatkan masyarakat agar tenang menyikapi merebaknya wabah virus Covid-19, juga jangan bersikap berlebihan membuat stigma negatif terhadap pasien dan keluarganya. Namun kehatihatian tenaga medis sangat penting melaksanakan prosedur standar operasional penanganan termasuk pemulasaraan.

Sedangkan sempat ada gejolak di kecamatan Pameungpeuk lantaran warga meninggal diduga terpapar, apa yang disampaikan dokter Puskesmas Pameungpeuk dr Ema sesuai prosedur.

Sebagaimana berdasar keterangan rumah sakit asal dan tempat kerja bersangkutan, almarhum tak terpapar covid 19 tetapi meninggal akibat penyakit lain.

“Adapun prosedur pemulasaraan diterapkan terhadap korban meninggal sebagai bentuk kehatihatian dan prosedurial protokol kesehatan, sedangkan pernyataan sempat dikeluarkannya itu sebagai bentuk tanggung jawab besar sebagai seorang profesi dokter dalam pencegahan penyakit yang lebih luas,” imbuh Helmi, Jum’at (01/05-2020).

Sehingga masyarakat dihimbau supaya kembali seperti keadaan semula, tak saling mencurigai, bersikaplah saling memberi semangat, kejadian kemarin diterima pihak keluarganya untuk tak dipersoalkannya kembali.

Wakil Bupati menyampaikan pula belasungkawanya kepada keluarga almarhum, semoga almarhum diterima di sisi Nya, dan untuk keluarganya diberikan kesabaran, kesehatan dan, ketabahan.

Dikatakanb, petugas medis kini menghadapi beban sangat berat sebagai garda terdepan, dia memertaruhkan dirinya, keluarganya, dan profesinya. Karena itu dukungan serta motifasi sangat dibutuhkan kebersamaan yang juga diperlukan dalam kasus seperti ini.

Ratusan warga Pameungpeuk di Kampung Cidahon sempat mendatangi kantor kecamatan, mereka menyampaikan keresahaannya akibat adanya dugaan seorang warga meninggal terpapar covid-19.

“Sukseskan #Maskerku Melindungimu, Maskermu Melindungiku”

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat, SH katakan perkembangan di kabupatennya, Jum’at (01/05-2020)
hingga Pukul 19.00 WIB, tak ditemukan kasus baru PDP maupun konfirmasi Positif.

Sehingga secara keseluruhan masih sama seperti kemarin, PDP 52 orang dan Konfirmasi Covid-19 (KC) tetap 11 orang.

Namun menindaklanjuti hasil temuan KC-11, Dinkes kabupaten setempat dipastikan pada 02 Mei 2020 melakukan tracing dan tracking terhadap 126 orang kontak erat tersebar di beberapa tempat yakni di Puskesmas Cisurupan, tempat tinggal KC-11, dan keluarga lainnya di lain kecamatan.

Total Covid 19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) 3.055 kasus terdiri
OTG : 593 orang, 357 di antaranya masih dalam tahap observasi dan 236 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian;

ODP : 2.399 kasus (157 kasus masih pemantauan, 14 dalam perawatan, dan 2.242 selesai pemantauan,11 di antaranya meninggal).

PDP : 52 kasus (tujuh kasus dalam perawatan dan 45 kasus selesai pengawasan, 11 di antaranya meninggal).

Konfirmasi + : 11 kasus terdiri delapan dalam perawatan di rumah sakit, satu kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, satu kasus dinyatakan
sembuh, dan satu kasus meninggal.

Pemerintah senantiasa mengingatkan agar seluruh masyarakat bisa mematuhi semua anjuran, guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Juga agar mengurangi kontak dengan banyak orang sekaligus mengingatkan supaya menghindari kerumunan, Salah satu cara mengurangi penyakit ini dengan menerapkan pola hidup sehat.

“Biasakanlah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta selalu gunakan masker, termasuk pula senantiasa jaga jarak dalam berinteraksi sosial,” imbuh Ricky R Darajat.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here