Upaya Pencegahan di Tengah Kepungan Predator Pandemi

0
143 views
Pengurus RW Komplek Perumahan Pro Aktif Selenggarakan Ragam Upaya Pencegahan.
Pro Aktif Selenggarakan Ragam Upaya Pencegahan Penularan Corona di Perum Citra Jaya Sentosa.

“Terapkan Prokes dan Protokol Keimanan”

Garutnews ( Ahad, 24/01 – 2021 ).

Ragam upaya pencegahan dengan menerapkan prokes juga protokol keimanan termasuk senantiasa meningkatkan kualitas imunitas tubuh, dipastikan bisa membuahkan manfaat di tengah kepungan predator pandemi.

Guna menekan bahkan menghentikan laju penularan kasus positif di Kabupaten Garut, yang juga masih terus meningkat. Bahkan disertai penambahan kasus kematian.

Rehat Sejenak, Jangan Lupa Bahagia.

Pada Sabtu (23/01-2021), Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten setempat melaporkan ada penambahan temuan positif mencapai 88 kasus. Demikian pula pasien positif Covid-19 bertambah empat orang.

Sehingga keseluruhan kasus positif di kabupaten ini menjadi 5.651, dan 175 kasus di antaranya meninggal dunia.

Koordinator Komunikasi Publik/Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin katakan, dari 88 kasus baru positif itu, 77 kasus di antaranya ditemukan berdasar hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet pada 172 sampel swab, dan sebelas dikonfirmasi dari pemeriksaan RT PCR fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Dari 88 kasus baru positif tersebut, terdiri 49 perempuan dan 39 laki-laki, berusia satu hingga 97 tahun, termasuk dua balita dan 13 lansia 60 tahun ke atas.

Juga Sempatkan Rehat, Tak Lupa Bahagia.

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul (18 kasus), Tarogong Kaler (11 kasus), Bayongbong (10 kasus), Garut Kota (9 kasus), Karangpawitan (6 kasus), Pameungpeuk (5 kasus), Cikajang (5 kasus), Kadungora (5 kasus), Balubur Limbangan (3 kasus), dan Wanaraja (3 kasus).

Juga dari Banyuresmi (2 kasus), Cilawu (2 kasus), Sukaresmi (2 kasus), Cibatu (1 kasus), Karangpawitan (1 kasus), Kersamanah (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), Samarang (1 kasus), dan Selaawi (1 kasus).

Sedangkan empat pasien positif meninggal dunia, yaitu laki-laki (KC-5336) 60 tahun dan perempuan (KC-5338) 30 tahun dari Karangpawitan; laki-laki (KC-5212) usia 73 dari Cilawu; dan perempuan (KC-5565) usia 57 tahun dari Banyuresmi.

Rawan Penularan Wabah Penyakit.

KC-5336 dan KC-5338 sama-sama sempat diisolasi perawatan rumah sakit menyusul terkonfirmasi positif pada 21 Januari kemudian meninggal dunia pada hari sama. Masing-masing tercatat pasien ke-11 dan ke-12 meninggal dunia terpapar Covid-19 asal Karangpawitan.

KC-5212 terkonfirmasi positif pada 19 Januari 2021 dan sempat diisolasi perawatan rumah sakit kemudian meninggal dunia. Dia pun tercatat pasien ke-16 meninggal dunia terpapar Covid-19 asal Cilawu.

Sedangkan KC-5565 meninggal dunia di hari bersamaan terkonfirmasi positif pada 23 Januari 2021. Dia pasien kesembilan meninggal dunia terpapar Covid-19 dari Banyuresmi.

Dengan meninggalnya keempat pasien positif Covid-19 itu maka kematian lantaran Covid-19 di kabupaten ini terus meningkat menjadi 175 kasus.

Rawan Penularan Wabah Penyakit.

Meski ada penambahan positif dan meninggal dunia, juga terdapat penambahan sembuh 69 orang. Sehingga seluruh pasien sembuh menjadi 4.131 kasus, katanya.

“Mereka terdiri 43 perempuan dan 26 laki-laki, berusia delapan hingga 78 tahun,” katanya pula.

Manfaat Nikmati Udara Segar Berlingkungan Bersih, dan Sehat.

Hingga Sabtu malam, terdapat 1.345 pasien positif masih diisolasi. Masing-masingĀ 817 positif menjalani isolasi mandiri, dan 528 positif diisolasi perawatan rumah sakit, ungkap Muksin menambahkan.

******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here