Upah Buruh Garut Dinilai Masih Tidak Layak

Upah Buruh Garut Dinilai Masih Tidak Layak

143
0
SHARE
Menuntut Keadilan.

“Berorasi Kemukakan Keluhkesah”

Garutnews ( Rabu, 01/05 – 2024 ).

Ratusan hingga ribuan buruh berdatangan di Bundaran Simpang Lima Kabupaten Garut, mereka merebak-marak memeringati Hari Buruh Internasional (May Day), Rabu (01/05-2024).

Kemukakan Kelukesah.

Umunya menaiki beragam jenis sepeda motor yang sejak menjelang pukul 10.00 WIB mulai memarkir kendaraaanya seputar pinggiran kawasan tersebut, berasal dari beberapa elemen itu disusul rombongan bersepeda motor dilengkapi mobil komando.

Tampilan pakaiannya pun beranekaragam, mulai dari kaos hingga seragam komunitasnya masing-masing.

Bergantian Lantang Berorasi.

“Tunjukkan semangat juang kita, hidup buruh, bersama kita perjuangkan agar bisa hidup layak, dan sejahtera,” demikian antara lain narasi orasi secara bergantian dari atas mobil komando.

Sebelumnya dengan hidmat diawali bersama menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’. 

Menuntut Upah yang Layak.

Sedangkan keluh kesah yang dikemukakan di antaranya mengenai kecilnya upah yang diterima, mana bisa hidup layak serta bisa menyekolahkan anak jika setiap bulannya hanya berupah kisaran Rp2 juta, ungkap mereka.

Penuhi Bundaran Simpang Lima Garut.

Upah kecil ini menurut para buruh masih di bawah kebutuhan minimum hidup sehari-hari, sehingga banyak di antaranya yang terjebak pinjaman bank keliling maupun bank emok termasuk ada yang terjerat pinjaman online.

Pemulung Lintasi Pengunjukrasa Buruh.

Sumber resmi yang enggan disebut namanya antara lain katakan, “penentuan UMK termasuk di provinsi pun ternyata tidak bisa melampaui ketentuan maupun Peraturan Pemerintah,” katanya.

Mendokumentasikan.

*******

Esay/Fotografer : Abah John. 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY