Tradisi Warga Kampung Panawuan Memproduksi Balon Udara

Tradisi Warga Kampung Panawuan Memproduksi Balon Udara

130
0
SHARE
Persawahan Kampung Panawuan.
Panorama Kampung Panawuan.

“Piawai Terbangkan Balon Udara”

Garutnews ( Jum’at, 23/09 – 2022 ).

“Tradisi Warga Kampung Panawuan Kelurahan Sukajaya di Kecamatan Tarogong Kidul Garut, di antaranya secara turun-temurun mahir memproduksi balon udara termasuk sangat piawai menerbangkannya.

Kegemaran penduduk tersebut, berlangsung sejak belasan hingga puluhan tahun silam. Sehingga bisa dijadikan paket industri pariwisata yang dapat menjaring minat kalangan wisatawan nasional, dan mancanegara.

Proses Peluncuran Balon Udara Panawuan.
Proses Peluncuran Balon Udara Panawuan.

Sedangkan peluncurannya ke angkasa kerap diselenggarakan saat menyemarakkan ‘hari kemenangan’ maupun Lebaran Idul Fitri saban tahunnya.

Mereka pada sejumlah lingkungan RW masing-masing di tengah perkampungan semarak bergembira menerbangkan sedikitnya lima balon udara tanpa awak itu, seusai Shalat Idul Fitri sebagai ungkapan bahagia setelah sebulan lamanya berpuasa.

Mulai Lepas Landas.
Mulai Lepas Landas.

Sebelumnya, warga setiap RW bergotong royong maupun bahu-membahu secara berswadaya memproduk balon udaranya, meski hanya terbuat dari kertas tipis.

Namun sangat menarik bahkan enak dilihat, dan layak dijual sebagai paket industri pariwisata bernilai ekonomi tinggi.

Balon udara ini diproduksi sejak sepekan sebelum Lebaran, berlangsung di masjid seusai melaksanakan Shalat Tarawih.

Udara Panas Menerbangkan Balon Ini.
Udara Panas Menerbangkan Balon Ini.

Masyarakat lingkungan juga berswadaya sukarela beriuran dana, antara lain untuk pembelian kertas, dan lem.

Malahan warga lain sekitarnya pun, banyak berdatangan menyumbangkan air minum termasuk kopi, serta penganan.

Bisa mengangkasa dengan proses peluncuran bertenaga uap panas bersumber dari pembakaran serbuk gergaji kayu, kemudian dialirkan dari tungku dengan pipa besi.

Bisa Lintasi di Atas Perairan Samudera Hindia.
Bisa Lintasi di Atas Perairan Samudera Hindia.

Ketika balon udara itu mulus terbang, serentak mendapatkan sambutan gegap-gempita dengan sangat riuhnya tepuk tangan penonton mewarnai kegembiraan mereka.

Setiap lingkungan RW pun, memproduk balon udara sesuai kreasinya masing-masing, berwarna warni, serta terdapat pula balon udara berbentuk Ketupat Lebaran.

Termasuk balon udara bertuliskan variatif, membentuk suku kata ‘Panawuan’.

“Berobsesi Mendunia”

Bervariatif Warna Warni.
Bervariatif Warna Warni.

Di perkampungan ini, juga pernah terdapat ‘ASEAN Youth Center’ (AYC), pusat informasi dan kegiatan anak-anak muda memersiapkan memasuki ASEAN Community 2015 silam.

Berpartisipasi aktif membantu menyiapkan para pemuda menghadapi ASEAN Community 2015, pusat pemberdayaan dan pengembangan Pemuda Indonesia.

Bekerjasama ‘Indonesia Student and Youth Forum’ (ISYF), didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, mendirikan AYC .

Di ‘Launching’ atau diresmikan pada Ahad (01/06-2014) di Kampung Panawuan RT.01/07, Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut, Jabar, helatan berlangsung pada 15.30 – 17.30 WIB.

Meluncur Berbentuk Ketupat Lebaran.
Meluncur Berbentuk Ketupat Lebaran.

Koordinator AYC, Yusran Hanif katakan tujuannya menyediakan pusat informasi ASEAN, guna memfasilitasi kegiatan-kegiatan positif, dan produktif anak muda Garut.

Kemudian meningkatkan wawasan global, bahasa dan kapasitas anak muda Garut, terutama menghadapi ASEAN Community 2015.

Juga menjadi model program untuk empat wilayah di Indonesia, katanya.

Terdapat yang Bertliskan Pula "Panawuan"
Ada Bertuliskan Pula ‘Panawuan’.

Sedangkan program dilaksanakan, terdiri pusat dan penyediaan informasi tentang ASEAN, perpustakaan, peningkatan wawasan, bahasa dan kapasitas pemuda, melalui program kajian dan diskusi diskusi ilmiah, serta pelatihan-pelatihan.

Serta pusat kegiatan anak-anak muda Garut. Sekretarisnya, Hamdan Ramdani, Program ; Mahardhika, Operasional ; Jamal Alamsyah dan Fahrurroji Firman Al-Fajar, serta Partisipasi dan Pemberdayaan Perempuan ; Farihah Nishfah Laillah, dan Yusi Herdiani.

Pada helatan atau launching ini, diawali pengibaran Bendera ASEAN, kemudian menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

Simbolisasi Launching dengan pemukulan ‘kohkol’ (bambu) di atas panggung dilakukan AYC, ISYF, Asisten Deputi Kemenpora,  Imam Gunawan, MAP kemudian Bupati Garut, Disdik, Camat Tarogong Kidul, serta Kedubes Negara-Negara ASEAN. Antara lain disemarakkan tampilan atraksi pencak silat.

******

Esay/Foto : Abah John.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY