Tiga Jenis Kondisi Hati yang Dimiliki Umat Manusia

0
4 views
Menghafal Alqur'an dan Senantiasa Memohon Ridho Allah SWT.

Rabu 03 Mar 2021 01:20 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Santri Ponpes Yadul ‘Ulya Garut, Menghafal Alqur’an dan Senantiasa Memohon Ridho Allah SWT.

“Terdapat jenis-jenis kondisi hati dalam diri manusia”

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hati itu ibarat raja yang mengatur semua prajurit yang melakukan sesuatu atas perintahnya dan memiliki kendali atas prajurit tersebut. Semuanya takluk dan mengabdi pada raja, yang dalam hal ini adalah hati.

Dari hati itulah diperoleh kebenaran maupun penyimpangan. Setan pun mengetahui bahwa hati adalah faktor utama seorang hamba dalam melakukan sesuatu.

Santri Kuttab Yadul ‘Ulya Garut, Menghafal Alqur’an dan Senantiasa Memohon Ridho Allah SWT.

Setan menyampaikan bisikan ke dalam hatinya sehingga keluar dari jalan yang benar. Maka, hati terbagi menjadi tiga jenis. Berikut ini ulasan mengenai tiga jenis hati sebagaimana dilansir di Islamweb:

  1. Hati yang sehat 

Hati yang sehat adalah hati yang tidak dapat bertahan di Hari Kebangkitan kelak, kecuali membawa Allah SWT ke dalamnya. Allah SWT berfirman:

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ “(Yaitu) di hari di mana harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS Asy-Syu’ara: 88-89)

Santri Kuttab Yadul ‘Ulya Garut, Menghafal Alqur’an dan Senantiasa Memohon Ridho Allah SWT.

Orang yang selamat adalah orang yang membawa kedamaian sehingga dia diberikan keselamatan dari setiap keinginan yang bertentangan dengan perintah Allah SWT, dan dari larangan-Nya. Orang dengan hati bersih akan selamat dari rasa ketakutan, frustasi dan perasaan-perasaan buruk lainnya.

  1. Hati yang mati

Ini adalah hati yang tidak memiliki kehidupan dan tidak mengenal Tuhannya. Orang dengan hati ini maka akan memuaskan apa yang disukainya. Bila perbuatan tersebut bisa menimbulkan murka Allah SWT, dia tidak peduli karena hanya peduli pada kepuasan nafsunya.

Orang dengan hati yang mati, akan menyembah siapapun selain Allah SWT. Yang disembahnya adalah kepuasan, ketakutan, keputusasaan, dan kehormatan. Orang seperti ini mengedepankan kesenangan pribadinya dibandingkan apa yang disenangi Allah SWT.

Hawa nafsu adalah pengendali dirinya dan penggeraknya. Sedangkan kelalaian adalah perahunya. Dalam pikirannya hanya tertuju pada hal yang duniawi.

  1. Hati yang sakit 

Hati jenis ini memang memiliki kehidupan tetapi punya masalah di dalamnya. Orang dengan hati ini memiliki kecintaan terhadap hawa nafsunya. Akibatnya, ada usaha dari dirinya untuk memuaskan hawa nafsunya.

Orang dengan hati yang sakit memiliki perasaan iri hati, arogan, sombong, gila hormat, korup, dan hal-hal yang merusak lainnya.

Sumber: islamweb

******

Republika.co.id/Ilustrator Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here