Terminal Guntur Melati Garut ‘Geulis’ Ramah Disabilitas

0
30 views
Maksimal Penuhi Kebutuhan Sangat Mendasar Disabilitas.
Sofyan Hidayat Dengan Humanis Menyiapkan Keterampilan Aparat.

“Wujud Pelayanan Prima”

Garutnews ( Senin, 07/11 – 2022 ).

Terminal Tipe A Guntur Melati Garut, selain siap melayani dengan ‘Geulis’ (Gesit, Empati, Unggul, Lantip, Ikhlas, Santun) juga ‘Ramah Disabilitas’ sebagai wujud nyata pelayanan berkualitas prima.

Sehingga kini memiliki kualitas sumber daya manusia terlatih, senantiasa bisa diandalkan memberi pelayanan bagi setiap penumpang disabilitas yang datang maupun berangkat dari terminal tersebut.

“Di antaranya memeragakan komunikasi bahasa isyarat bagi para pengguna manfaat jasa terminal yang disabilitas, agar mereka maksimal dapat menikmati layanan seluruh aparat atau pengelola terminal ini,” imbuh Sofyan Hidayat.

Memeragakan komunikasi bahasa isyarat bagi para pengguna manfaat jasa terminal yang disabilitas.

Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Guntur Melati Garut itu juga katakan, ragam sarana dan prasarana pada terminalnya juga bisa mencerminkan wajah Garut yang langsung dirasakan pelbagai kalangan pengguna bus ‘Antarkota Antarprovinsi’ (AKAP). 

Kendati, masih pula diperlukan sarana rehat yang memadai bagi operator bus agar kualitas pelayanan terhadap penumpang semakin meningkat.

Sebab selama ini pun mereka berperanserta menunjang pengembangan industri pariwisata di kabupaten setempat, dengan memuat dan menurunkan penumpang yang berlibur.

Ramah Membantu Disabilitas.

Menurut  Wright & Ashford (dalam Damai, 2001) fungsi terminal sebagai titik konsentrasi penumpang (traffic consentration) dari segala arah menuju ke terminal untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke tempat yang dituju.

Sebagai titik dispersi  (classification and sorting) dimana penumpang menyebar sesuai tujuannya, baik ke seluruh penjuru kota atau keluar kota.

Titik pusat layanan (service avaibility), bongkar muat (loading and unloading), penyimpanan jangka pendek (storage), dan tempat proses (processing) untuk pembelian tiket, menunggu, menyimpan bawaan penumpang serta prosedur lain.

Ramah Membantu Disabilitas.

Direktorat Perhubungan Darat pada Kemenhub menjelaskan pula fungsi terminal angkutan jalan dapat ditinjau dari tiga unsur terkait dengan terminal yakni; penumpang, operator bus, dan pemerintah.

Sedangkan fungsi terminal bagi penumpang,  untuk kenyamanan menunggu, kenyamanan perpindahan dari satu moda ke moda lain, tempat tersedianya fasilitas-fasilitas, dan informasi (pelataran, teluk, ruang tunggu, papan informasi, toilet, toko, loket, restoran, dll) serta fasilitas parkir bagi kendaraan pribadi (penjemput maupun pengantar).

Kemudian, fungsi terminal bagi operator bus, untuk pengaturan pelayanan operasi bus, penyediaan fasilitas istirahat dan informasi awak bus serta fasilitas pangkalan.

Memeragakan komunikasi bahasa isyarat bagi para pengguna manfaat jasa terminal yang disabilitas.

Fungsi terminal bagi pemerintah, antara lain dari segi perencanaan dan manajemen lalulintas untuk manata lalulintas serta menghindari kemacetan, sebagai sumber pemungutan retribusi juga sebagai pengendali arus kendaraan umum.

Jika dari sudut pandang ilmu ekonomi, terminal angkutan penumpang dapat dianalogikan dengan pasar, yaitu tempat pertemuan antara konsumen dengan produsen atau permintaan dan penawaran (Azehari, 1991, p. 28).

Maka terminal dapat disamakan dengan fungsi pasar tempat terjadinya transaksi di bidang jasa yaitu jasa transportasi.

Sebagai titik pertemuan dari segala arah, yakni  tempat bertemunya antara berbagai konsumen (penumpang dengan berbagai tujuan) dengan berbagai produsen (operator angkutan penumpang dengan berbagai layanan).

Sebagai tempat berpisahnya antara berbagai konsumen(penumpang dengan berbagai tujuan) dengan berbagai produsen (operator angkutan penumpang dengan berbagai layanan).

Tempat terjadinya trasaksi, antara konsumen dengan produsen. Serta tempat pelayanan, yaitu tempat segala fasilitas pendukung yang berfungsi penunjang.

Terminal bus atau stasiun bus, bangunan atau struktur tempat bus kota atau bus antarkota berhenti untuk menaikturunkan penumpang. Terminal bus lebih besar daripada halte bus, umumnya hanya berupa bangunan kecil di tepi jalan raya tempat bus bisa berhenti.

******

Esay/Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here