Berwisata Ilmiah Kompetisi Teknologi Antariksa Staspro Lapan

0
29 views
Roket Lapan.
Roket Lapan.

“Luncurkan Muatan Roket dan Roket EDF”

.Garutnews ( Senin, 26/09 – 2022 ).

Berwisata ilmiah ternyata bisa dinikmati dengan menonton bahkan langsung menjadi peserta pada ajang kompetisi antariksa di ‘Stasiun Peluncuran Roket’ (Staspro) ‘Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional’ (Lapan).

Tentunya dengan mengikuti ketentuan yang disyaratkan, di antaranya berpengetahuan sains dan teknologi juga piawai memproduk muatan roket serta muatan balon atmosfer.

Seperti halnya pada, Selasa (04/08-2015) silam, Staspro Lapan Cilauteureun Pameungpeuk, 90 kilometer arah selatan dari pusat Kota Garut.

Menggelar ajang final ‘Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia’ (Komurindo), dan ‘Kompetisi Muatan Balon Atmosfer’ (Kombat) bagi kalangan mahasiswa.

Cilauteureun Pameungpeuk Garut.

Kabag Humas Lapan Jasyanto di Jakarta katakan, final kompetisi tersebut berlangsung di Balai Produksi dan Pengujian Roket Lapan.

Pada helatan puncak itu, peserta Komurindo meluncurkan muatan roket dan roket EDF. Sedangkan peserta Kombat menerbangkan muatannya menggunakan balon atmosfer.

Komurindo, kompetisi tahunan rancang bangun muatan roket dan roket EDF tingkat perguruan tinggi diselenggarakan sejak 2009.

Pada ajang ini, para mahasiswa ditantang membangun sistem monitoring dan pengukuran stabil, akurat, serta presisi di bidang peroketan.

Selain itu, mahasiswa juga belajar membangun roket EDF. Sehingga kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam rancang bangun, serta pengujian roket dan muatannya.

Sedangkan Kombat, kompetisi mengamati atmosfer dari permukaan bumi menggunakan balon sonde atau radiosonde. Balon sonde tersebut memberikan informasi mengenai parameter-parameter atmosfer seperti tekanan udara, temperatur, dan kelembaban.

Observasi mengenai kondisi atmosfer ini, satu instrumen penting dalam pelbagai penelitian di bidang terkait cuaca dan iklim.

Jasyanto mengemukakan, kompetisi tahunan itu berlangsung sejak 2014. Pada Komurindo tahun ini, terdapat 25 tim kategori Muatan Roket, dan 44 Tim kategori Roket EDF mengajukan proposal.

Menurutnya, seleksi tahap pertama atau seleksi proposal menghasilkan 23 tim kategori Muatan Roket, dan 43 tim kategori Roket EDF bisa ikut seleksi tahap dua atau seleksi Laporan Teknis Perkembangan.

Seleksi tersebut, kemudian menyaring 20 tim dari masing-masing kategori, dan berhak mengikuti final Komurindo 2015.

Dikatakan pula, pada Kombat tahun ini, terdapat 29 tim mendaftarkan proposalnya. Kemudian ada 22 tim menyampaikan laporan teknis perkembangan muatannya, Tetapi hanya 16 tim yang dapat mengikuti final.

Sebelumnya dilaporkan, pada Staspro LAPAN) Cilauteureun Pameungpeuk Garut,  berlangsung uji coba Roket jenis RX 450, dan RX 320, Jum’at (22/08-2014).

Kedua roket tersebut bakal dikembangkan pada program peluncuran satelit, lantaran dinilai memenuhi yang disyaratkan.

Kepala Pusat Teknologi Roket LAPAN Sutrisno, memimpin proses uji coba tersebut.

*******

Pelbagai Sumber.

ANT, Esay/Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here