SMAN 15 Garut Bangun Keunggulan di Tengah Pandemi Maut

0
190 views
Pupuhu SMAN 15 Garut.
Bangun Komunikasi juga Kolaborasi Dengan Beragam Kalangan Termasuk Para Ortu Peserta Didik.

“Mengemban Visi Berkemajuan”

Garut News ( Sabtu, 01/08 – 2020 ).

Foto berita garutnew.com akhir pekan awal Agustus 2020, memotret babak baru ritme managerial SMAN 15 Garut, dikomandoi Drs Yani Sundani, S.Pd. Pria humanis piawai membangun komunikasi berlatar prodi kimia jebolan ITB.

Lelaki yang mulai, Selasa (21/07–2020 ), resmi menapaki langkahnya di Kampus selama ini kerap dikenal dengan sebutan SMAN ‘Dupan’ (Dunia Panawuan) lantaran berlokasi di kawasan Panawuan Sukajaya Garut tersebut, ternyata sarat optimisme.

Detail Beberkan Visi dan Misi Juga Pengembangan Delapan Standar Nasional Pendidikan.

Terbukti, pada rangkaian pertemuan dengan ratusan ortu murid baru tahun pelajaran 2020/2021, Yani Sundani fasih bahkan detail memaparkan visi sekolah yang kini diembannya mewujudkan generasi bangsa berkemajuan.

Kendati pada helatan itu, terungkap pula tak gampangnya mewujudkan visi yang diimplementasikan pada 12 misi lembaga pendidikan menengah atas ini. Terutama di tengah wabah predator Covid-19, dan ‘cekaknya’ alokasi pendanaan.

Komite SMAN 15 Garut, Persuasif-Edukatif Gugah Peranserta Ortu Peserta Didik Tahun Pelajaran 2020-2021, Kamis (30/07-2020).

Namun mantan Kepala SMAN 24 Pangauban Garut tersebut, terbilang ‘wanian’ juga percaya diri “Merancang Masa Depan Adalah Wajib Menurut Agama, bahkan beribadah pun kudu dengan perencanaan yang baik.”

Beristiqomah, Alqur’an senantiasa mengingatkan : “Bersama Kesulitan Ada Kemudahan”, sehingga tak terjebak dan hidup dalam fatamorgana masalah.”

Berlangsung Dialog maupun Tanya Jawab.

Sebab “Setiap Penyakit Ada Obatnya,” demikian penggalan hadits yang diriwayatkan Muslim. Setiap masalah ada solusinya, setiap kesulitan ada kemudahannya, setiap soal ada jawabannya, serta setiap kegagalan ada berhasilnya.

Masalah bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal pembuktian kita adalah hamba-Nya yang terpilih. (QS. a-Tin:4).

Kampus SMAN 15 Garut.

Maka dengan keyakinan ‘Badai Wabah Pandemi Maut Covid-19 Pasti Berlalu’ sikapi wajar dengan menerapkan protokol medis, jangan ‘lebay’ lantaran segala apapun yang disikapi berlebihan bisa berdampak lebih buruk lagi.

Optimisme inilah, menjadikan Yani Sundani masif membangun komunikasi berlanjut pada kinerja kolaborasi dengan setiap seluruh sumber daya tersedia, di antaranya tenaga pendidik dan kependidikan, masyarakat lingkungan, serta para ortu murid.

Termasuk di dalamnya ‘Komite Sekolah’,  yang mengemban amanah menyerap aspirasi beragam pihak sekaligus mengedukasi, serta mengadvokasi masyarakat agar bersemangat berfikir (aqliyah) yang merupakan roh budaya intelektual.

Kini Gencar Bangun Ruang Kelas Baru.

Roh budaya intelektual itu pun, bisa diwujudkan dengan ‘menggebrak’ pemberantasan buta aksara peserta didik secara fungsional, sebagaimana Alqur’an telah membuka jalan kearah lingkungan ilmiah melalui perkataan ‘Iqra’ (bacalah).

Bisa dimaknai dengan mengimplementasikan Visi SMAN 15 Garut : “Unggul Dalam Mutu, Prestasi dan Kreasi, Cerdas, Taqwa dan Terampil Serta Berbudaya Ramah Lingkungan. Juga Pengembangan Delapan Standar Nasional Pendidikan.”

Sehingga menurut Yani Sundani, mendesak segera diselenggaraknnya program pengembangan sekolah 2020, termasuk di antaranya membangun inprastruktur fisik jalan masuk ke kampus, penataan taman yang dapat memberi inspirasi positip.

Mengedepankan Dialog.

Penata kelolaan ruang BP/BK, Ruang Kelas Baru, serta ragam sarana-prasarana penunjang lainnya sebagai penunjang ‘marwah’ kehidupan berkemajuan.

Sedangkan investasi yang bisa menjadi penunjangnya, antara lain kearifan lokal dengan ‘Ditahbiskannya Indonesia oleh Global Giving Index Tahun 2018 Sebagai Masyarakat Paling Dermawan.’

Kedermawanan masyarakat ini yang tengah dijaring dengan diawali menjadikan institusi resmi terpercaya maupun amanah. Kepercayaan mengemban amanah inilah investasi utama SMAN 15 Garut.

Para Ortu Peserta Didik Baru.

Guna merengkuh keunggulan seluruh peserta didiknya, unggul semua amal usahanya, unggul sistem kelembagaannya, unggul finansialnya, beserta keunggulan lainnya.

Sebab setiap Muslim juga sebagai pemimpin, pengatur, pejuang, dan pemikir serta pekerja yang berdedikasi, minimal menjadi pemimpin dirinya juga keluarganya.

Antusias Para Ortu Murid Baru Menyimak Program Unggulan SMAN 15 Garut.

Ibda binafsika, memulai dari diri sendiri. Membuka lintasan jalan perubahan mewujudkan kemajuan hidup umat manusia sepanjang zaman dimulai dari SMAN 15 Garut untuk Indonesia bahkan Dunia, amien ya rabbal alamien.

Walahualam bi sawab.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here