Ratusan Desa di Garut Kesulitan Akses Internet

0
12 views
Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul 'Ulya Garut Siapkan Wifi Gratis.
Luring atau Home Visit.

“Ponpes Yadul ‘Ulya Siapkan Wifi Gratis”

Garutnews ( Rabu, 04/11 – 2020 ).

Lantaran sedikitnya 150 dari 420 desa di Kabupaten Garut kesulitan akses sinyal internet. Maka proses KBM lembaga pendidikan pada ratusan desa tersebut secara daring masa pandemi Covid-19, tak bisa dilaksanakan baik.

Demikian dikemukakan Wabup Helmi Budiman dalam Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Bidang Pendidikan di kawasan wisata Cipanas Tarogong Kaler, Rabu (04/11-2020).

Menurut dia, pelaksanakan kegiatan belajar secara daring kini menjadi budaya baru adanya adaptasi kebiasaan baru itu, juga terkendala sejumlah hal. Semisal kurangnya sarana prasarana dimiliki peserta didik.

Tak setiap orang memiliki telepon genggam (HP), ada yang mempunyainya namun tak ada pulsa, ada yang punya telepon genggam dan punya pulsa tetapi tak ada sinyal, katanya.

“HP ada, pulsa ada, sinyal tak ada. Saya sampaikan kepada Pak Gubernur, sinyal di Kabupaten Garut, ada sekitar 150 desa masih kesulitan mengakses,” ujar Helmi.

Dikatakan, kondisi nasional termasuk Kabupaten Garut di tengah pandemi sekarang mulai mengalami perubahan budaya. Setidaknya dengan adaptasi kebiasaan baru. Mulai kebiasaan memakai masker hingga cara bersalaman berubah dari biasanya.

“Biasanya, kita kalau ketemu itu salaman. Sekarang, salaman juga menggunakan kepalan,” katanya pula sambil mengepalkan tangan.

Informasi dari lapangan, mengatasi sulitnya mengakses internet di desa terutama di wilayah selatan Garut terpaksa KBM dilakukan secara luring atau home visit. Para pengajar mendatangi peserta didik di rumahnya.

Kemudian bersama peserta didik lainnya berdekatan rumah, berkumpul mengikuti kegiatan belajar. Cara tersebut biasa dilakukan bergiliran dari satu rumah peserta didik ke rumah peserta didik lainnya.

Agar kegiatan belajar para peserta didik tak tertinggal dengan rekan-rekan peserta didik lainnya yang bisa mengakses internet memadai. Meski menempuh rumah peserta didik pun bukan hal mudah.

Kerap juga terkendala jarak tempuh, akses infrastruktur jalan dan jembatan, kondisi geografis berbukit, serta ancaman potensi bencana di tengah musim hujan sekarang.

Hingga, Rabu (04/11-2020) Pukul 20:02:09 WIB, terdapat 11.831 kasus Covid-19 di kabupaten setempat, terdiri Konfirmasi 733 orang, Probable 0 kasus, Suspect 3.211 orang, dan Kontak Erat menembus angka 7.887 kasus. (Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut).

******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here