Rambu Suar Pameungpeuk Garut Berkondisi Tidak Terawat

Rambu Suar Pameungpeuk Garut Berkondisi Tidak Terawat

262
0
SHARE
Lampu Suar di Dalam Puncak Menara.

“Sarang Kalelawar, Bahkan Berkarat”

Garutnews ( Kamis, 13/06 – 2024 ).

Rambu suar/mercu suar di Pulau Santolo Garut kini berkondisi tidak terawat, sehingga selain menjadi sarang kalelawar dan lebah juga konstruksi besi di dalam menara berketinggian sekitar 45 meter itu kian sarat berkarat.

Padahal bangunan bergaris tengah dasarnya berkisar 16-17 meter peninggalan Kolonial  Belanda tersebut, selama ini berfungsi sebagai alat bantu navigasi keselamatan pelayaran internasional yang melintasi Samudera Hindia.

Semakin Digerogoti Korosi.

Investigasi reportase Garutnews, Kamis (13/06-2024), antara lain menunjukkan korosi maupun oksida besi semakin menggerogotinya.

“Termasuk pada piranti penyangga lampu suar juga semakin digerogotinya tempat penyimpanan accu bersumber energi matahari”

Kondisi Korosi.

Sangat diperparah pula berserakannya kotoran kalelawar pada dinding beton serta setiap lantai bangunan.

Menjadikan kesan cukup menyeramkan lantaran menyerupai sarang hantu, terlebih lagi di seputar pelataran menara yang dikelilingi tembok tinggi permanen itu, sarat dikelilingi semak belukar, kotor dan kumuh.

Nyaris Kehilangan Atap Penutup Juga Kehilangan Kepedulian.

Termasuk musnahnya papan nama yang bertuliskan “Distrik Navigasi Kelas III Cilacap Rambu Suar Pameungpeuk Garut Jabar DSI. 2225”.

Pulau Santolo yang Sangat Sarat Dikepung Karang Terjal.

********

Esay/Fotografer : Abah John.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY