Ponpes Yadul ‘Ulya Seleksi Ketat Pemburu Ilmu

0
67 views
Ust. M. Angga Tirta.
Membangun Silaturahim Bersama Para Calon Santri, dan Orangtuanya Masing-Masing.

“Bertekad Semangat Tinggi Melebihi Pemburu dunia”

Garut News ( Senin, 06/07 – 2020 ).

Pengelola juga Ustadz Kampus Peradaban Ponpes Yadul ‘Ulya Garut, menyeleksi sangat ketat para pemburu ilmu yang berantusias tinggi menjadi santri di Ponpes Tahfidz Qur’an tersebut.

Pimpinan Yayasan Tahfidz Qur’an Garut Ust. M. Angga Tirta mengingatkan agar setiap calon santri sejak awal memahami, untuk menjadi pemburu ilmu sejati itu. Harus memiliki kualitas tekad, dan semangat tinggi yang melebihi para pemburu dunia.

Ustd. Salman.

“Jika pemburu dunia juga harta berjuang keras siang dan malam, maka para pemburu ilmu pun harus lebih militan kualitasnya dibnandingkan mereka,” imbuh Angga Tirta.

Dikatakan, takut kepada Allah SWT merupakan inti dari ilmu yang diburu ini. Sehingga tak hanya berhasil bisa menghafal Alqur’an dan Hadits, melainkan bisa sekaligus mengamalkannya guna mendapatkan Rahmat dan Ridho Allah SWT.

Ustd. Andri.

Kembali diingatkan, banyak pemburu dunia yang rela tak menyempatkan tidur. Maka setiap pemburu ilmu pun harus lebih maksimal kesiapannya memanfaatkan waktu untuk belajar pada siang, dan malam.

Ungkapan senada disampaikan Pimpinan Ponpes, Ust. Salman juga menyatakan penerapan proses pendidikannya sejalan dengan kurikulum yang diterapkan Rasulullah SAW, yang antara lain menyiapkannya dua ribu sahabat.

Registrasi Detail Setiap Calon Santri.

Sehingga dengan bermodalkan keyakinan dan berharap kebesaran, diselenggarakan pendidikan ilmu agama yang diawali dengan pendidikan adab serta budi pekerti terpuji, ujar Ust. Salman.

Sedangkan Pimpinan Madrasah Yadul ‘Ulya, Ust Andri mengingatkan pula lingkungan keluarga, kuttab, dan madrasah merupakan tiga pilar yang harus saling menunjang pencapaian pendidikan berkualitas.

Terapkan Protokol Kesehatan.

Para santri, ungkapnya, pada dua tahun pertama berlajar menghafal seluruh 30 juz Alqur’an, kemudian menghafal hadist dengan adab budi pekerti sebelum mendalami ilmu.

Membiasakan pula berbahasa Arab, dan tahun terakhir selama enam tahun di madrasah, diberikan pembekalan kemandirian usaha.

Seleksi Tertulis.

Hasil seluruh rangkaian seleksi diumumkan pada pertengahan Agustus 2020, karena pada 17 Agustus 2020 diagendakan berlangsung kegiatan orientasi bernuansakan Islami.

Seleksi tahap kedua gelombang ketiga tersebut berlangsung dua hari, Senin – Selasa (15-16 Dzulkaiddah 1441 H), diikuti 27 calon santri terdiri 10 Akhwat dan 17 Ikhwan, gelombang sebelumnya dengan 26 calon santri (10 Akhwat, dan 16 Ikhwan).

Berlangsung Tertib.

Sedangkan yang diterima sesuai kuota 50 santri ikhwan dan akhwat, masing-masing 25 peserta didik, sebagaimana diungkapkan Ust. Salman.

Kegiatan seleksi hari ini, Senin (06/07-2020), meliputi secara tertulis dilanjutkan wawancara setiap calon santri bersama orangtuanya masing-masing. Sebelumnya berlangsung seleksi membaca Alqur’an.

Pemberian Alqur’an Kepada Orangtua Calon Siswa.

******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here