Pesona Kawah Talaga Bodas Dikepung Hutan Perbukitan

0
8 views
Nikmati Pemandangan, dan Udara Segar Lereng Pegunungan.
Nikmati Pemandangan, dan Udara Segar Lereng Pegunungan.

“Berwisata Meraih Insfirasi”

Garutnews ( Rabu, 21/09 – 2022 ).

Berwisata merupakan salahsatu kebutuhan manusia melepas penat, dan kejenuhan dari rutinitas harian. Maka diperlukan upaya pemulihan sekaligus bisa diperoleh sumber-sumber inspirasi baru guna menunjang dimilikinya motivasi baru yang positif, dan sehat.

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Satu di antara banyaknya potensi wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang berdaya tarik pesona alami sehingga patut dikunjungi, yakni Taman Wisata Alam (TWA) Talaga Bodas.

Sesuai sebutannya, Talaga Bodas atau danau putih. Berupa bentangan telaga kawah Gunung Talaga Bodas berperairan putih. Mirip objek wisata Kawah Putih daerah lainnya.

Kawahnya pun masih memiliki aktivitas vulkanik, namun selama ini dinilai tak berbahaya, maka aman dikunjungi.

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Meski aroma bau belerang menyengat hidung khas kawasan obyek wisata berbasiskan panorama perkawahan, namun seakan terasa lenyap dengan pesona alami sekitarnya.

Karenanya pengunjung bisa pula betah berlama-lama menikmati nuansa alami tersebut.

Kendati sengatan bau belerang tak bisa dihindari seputar lokasi, tetapi panorama alamnya menawan malahan ternyata bisa menjadikan pengunjung bertahan menikmati suasana kawasan seluas sekitar 23,85 hektare pada ketinggian sekitar 1.512 mdpl itu.

Apalagi terdapat fasilitas kolam berendam pengunjung. Suhu air panas berkandungan belerang cukup tinggi diyakini dapat mengobati keluhan penyakit kulit, dan rematik. Serta memerlancar peredaran darah, otot kaku lantaran kelelahan pun bisa kembali lancar, juga badan menjadi segar.

Nikmati Usia Senja di Talaga Bodas. (Foto : John Doddy Hidayat).
Nikmati Usia Senja di Talaga Bodas. (Foto : John Doddy Hidayat).

Sambil berendam menikmati air panas terasa memijat sendiri sekujur tubuh, pengunjung sekaligus mendengar alunan musik alami, gemercik air, pergesekan daun dihembus angin, serta kicauan beragam jenis burung pada kerimbunan hutan sekitarnya.

Sekali-kali terdengar letupan uap air mengepul dari lubang kawah seberang danau.

Namun kendati sekelilingnya dipasang pagar pengaman, termasuk sejumlah papan peringatan terkait titik lokasi berbahaya dilarang dimasuki pengunjung, pengunjung juga disarankan tetap waspada dan hati-hati.

Jangan sampai menginjak kawah kering diduga aman, serta terdapat kemungkinan menghirup asap maupun gas belerang berlebihan gas yang dihasilkan kawah menyebabkan gangguan pernapasan dan lainnya.

Melintasi Pyramid Gunung Sada Hurip. (Foto : John Doddy Hidayat).
Melintasi Pyramid Gunung Sada Hurip. (Foto : John Doddy Hidayat).

Sebelum memasuki kawasan Talaga Bodas, pengunjung merasakan kesegaran udara pegunungan masih bebas polusi asap kendaraan.

Sepanjang perjalanan mulai belokan pertigaan Pasar Wanaraja menuju lokasi TWA Talaga Bodas, pengunjung disuguhi pemandangan alam perbukitan hijau dengan beragam aktivitas penduduk setempat.

Bahkan pada beberapa titik lokasi, melihat warga bertani, serta sibuk bekerja memproduk batu bata merah yang banyak terdapat di sekitarnya.

Berwisata ke Talaga Bodas. (Foto " John Doddy Hidayat).
Berwisata ke Talaga Bodas. (Foto : John Doddy Hidayat).

Tak heran, dengan hawa sejuk pegunungan serta pemandangannya menawan seperti itu. Kawasan TWA Talaga Bodas berbatasan Kabupaten Tasikmalaya itu, belakangan menjadi salah satu obyek wisata kerap dikunjungi wisatawan, terutama pada hari libur.

Malahan tak sedikit para pasangan calon pengantin sengaja berkunjung ke TWA Talaga Bodas melakukan pemotretan berlatar belakang pemandangan menakjubkan ini.

Selain berwisata, atau jalan-jalan menikmati keelokan panorama alami, di sana pengunjung juga beraktivitas wisata lainnya, seperti pendakian, tracking, dan foto hunting.

“Bagus sekali pemandangan dan suasananya. Saya baru sekali keini. Belum puas sih karena datang ke lokasi tengah hari. Jadi waktunya sebentar. Tetapi, insya Allah, kapan-kapan ke sini lagi bersama keluarga,” ungkap pengunjung termasuk Rakhmat(37), warga Ciwalen, Garut Kota.

*******

Abisyamil/Editor, Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here