Pesantren Tahfidz Yadul ‘Ulya Bebas Jentik Nyamuk

0
52 views
Detail Memeriksa Setiap Sarana Penampungan Air.
Detail Memeriksa Setiap Sarana Penampungan Air.

“Berlingkungan Asri, Bersih, dan Sehat”

Garutnews ( Rabu, 25/05 – 2022 ).

Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dari ‘Unit Pengelola Teknis Daerah’ (UPTD) Puskesmas Pembangunan menyatakan, Pesantren Tahfidz Yadul ‘Ulya di Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul berkondisi ‘Bebas Jentik Nyamuk’.

“Bahkan berlingkungan asri, bersih, dan sehat,” ungkap Petugas Survailans Puskesmas tersebut, Hasan Alvian, S.Kep dan rekannya Petugas Kesehatan Lingkungan, Chintana Kartiani Putri.

Kondisi Toilet Santri Pria pun Dilakukan Pemeriksaan.

Kedua aparat Dinas Kesehatan ini, mengemukakan pendapatnya seusai dengan detail menelisik setiap bagian yang berpotensi terdapatnya genangan air di Pesantren Tahfidz itu, Rabu (25/05-2022).

“Ternyata tak diketemukan bersarangnya jentik nyamuk, yang berbahaya untuk kesehatan, terutama jika berkembang menjadi nyamuk jenis Aedes Aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD),” ungkap mereka.

Kondisi Lingkungan Asrama (Kobong) Santri Pria.

Pada serangkaian kunjungan mendadak menyelenggarakan survey lapangan di lembaga pendidikan keagamaan wilayah kerja UPTD Puskesmas Pembangunan.

Kendati demikian, imbuh Hasan Alvian serta Chintana Kartiani Putri. Kondisi lingkungan Pesantren Tahfidz yang membanggakan tersebut bakal segera dilaporkan kepada Pimpinan mereka.

Kondisi Toilet Santri Perempuan.

Sehingga bisa dijadwalkan penyelenggaraan pembinaan antara lain berupa penyuluhan, advokasi juga pendampingan agar senantiasa terwujud kualitas ‘Perilaku Hidup Bersih dan Sehat’ (PHBS) kepada para santri termasuk pengelola lembaga pendidikan ini.

Upaya itu guna mengantisipasi terjadinya wabah penyakit akibat kondisi lingkungan, dan perubahan cuaca. Sehingga Pesantren Tahfidz ini bisa menjadi percontohan yang baik di Kabupaten Garut bahkan di seluruh wilayah nusantara, katanya.

Kondisi Kobong Santri Perempuan.

Open Defecation Free (ODF)”

Sebelumnya dilaporkan Pesantren Tahfidz Yadul ‘Ulya, penerima manfaat hibah dari ‘Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan’ (KLHK) RI berupa ‘Instalasi Pengolahan Air Limbah’ (IPAL) Domestik Komunal, dan Biogas.

Tuntasnya pelaksanaan pembangunan bersumber APBN tahun anggaran 2021 tersebut, Rabu (27/04-2022), diselenggarakan cek fisik sekaligus penandatangan berita acara serah terima IPAL.

Masing-masing oleh Sigit Walgito, SH dari Direktorat Pengendalian Pencemaran Air Dirjen PPKL, serta Pimpinan Yayasan Pesantren Yadul ‘Ulya, Ust M. Angga TWP.

Wisata Keluarga dan Edukatif Bernuansa Islami ‘De Leuwi.

Sedangkan manfaat yang diperoleh selama ini, berhasil merealisasikan setiap seluruh dua ratusan santrinya Stop BAB Sembarangan atau ‘Open Defecation Free’ (ODF).

Lantaran sejak menjelang akhir 2021, lembaga pendidikan Islam ini mengoperasionalkan Biogas dengan volume 12 m3 beserta IPAL berkapasitas 250 orang kotoran para santri

Penerima manfaat pembangunan Biogas beserta IPAL itu, bersumber bantuan dari hibah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) RI.

Pemanfaatan Energi Biogas Untuk Memasak dengan Kompor Gas.

“Sehingga diharapkan bisa menjadi model percontohan terutama bagi masyarakat sekitarnya,” imbuh Pimpinan Yayasan Yadul ‘Ulya Garut, Utd M. Angga Tirta WP kepada Garutnews.

Menyusul meski di era digital sekarang, hampir setiap seluruh warga hingga ke pelosok terpencil memiliki piranti komunikasi canggih dengan ragam aplikasinya, maka sangatlah memprihatinkan jika banyak di antara mereka masih BAB Sembarangan.

Maupun tak mengupayakan kepemilikan kloset berikut septictang-nya, padahal piranti tersebut sebagai prasarat terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat.

Instalasi Biogas dari Kotoran Santri, dan IPAL di Pesantren Tahfidz Yadul ‘Ulya.

Sedangkan perilaku hidup bersih dan sehat itu, selain sesuai dengan tuntunan Agama Islam. Juga bisa meningkatkan kualitas imunitas tubuh di tengah kepungan ragam penyakit.

Karena itu, masalah dasar bagi 421 desa dan 21 kelurahan di kabupaten setempat tersebut, patut kita atasi bersama.

“Itulah sebabnya, Pesantren Tahfidz Yadul ‘Ulya selama ini pun senantiasa pula membangun dengan berperspektif lingkungan,” ujar M. Angga Tirta antara lain menambahkan.

******

Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here