Penduduk Cisurupan Garut Digulung Tsunami Selat Sunda

0
120 views
Menyaksikan Arus Ombak Mulai Mereda. (Ilutrasi).

Garut News ( Selasa, 25/12 – 2018 ).

Menyaksikan Arus Ombak Mulai Mereda. (Ilustrasi).

Pengelola villa Pantai Carita Pandeglang Banten asal Cisurupan Garut, digulung Tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12-2018). Mereka Ita Rosita (45) ditemukan meninggal dunia, sedangkan suaminya Komarudin (47) dan dua keponakannya Hanhan (22) serta Wawan (35), selamat dari terjangan Selat Sunda tersebut.

Keluarga korban Empar Suparman katakan, setelah selesai pengurusannya di rumah sakit, jenazah korban dibawa untuk dimakamkan pada kampung halamannya di Kampung Pasirjeunjing RT. 02/03 Simpangsari Cisurupan. Ita bersama suami dan kedua keponakannya sebagai pengelola sebuah villa kawasan Pantai Carita sejak enam tahun lalu.

Menurut Empar, begitu ada kabar tsunami menerjang Pantai Carita Banten, dirinya langsung menghubungi keempatnya melalui telepon selular. Namun tak satu pun bisa dihubungi.

Dia berusaha mencari kabar perkembangannya. Setelah dipastikan keempatnya menjadi korban, langsung berangkat ke Pandeglang Banten menuju pos pengaduan korban tsunami.

“Kami sangat terpukul dengan musibah ini,” ujarnya.

Jenazah korban tiba di kampung halamannya Jeunjing Simpangsari Cisurupan Garut, Senin (24/12-2018) sekitar pukul 04.00 WIB. Jenazah dari Pandeglang dengan mobil ambulans. Sedangkan suami dan kedua keponakannya diantar dengan mobil milik majikan. Selain suami, korban juga meninggalkan tiga anak dan satu cucu.

Keponakan korban mengalami luka-luka, Wawan menyebutkan, bersamaan tsunami menerjang, dia bersama rekan lainnya beristirahat untuk makan malam. Air laut menggulung mereka, menyeretnya bersama beragam material. Dia berupaya menyelamatkan diri dengan berpegangan pada sebongkah kayu.

Tubuhnya tersangkut pada atap sebuah gedung setelah sempat tersapu terjangan ombak terakhir cukup besar. Sehingga bisa selamat dari musibah ini.

*******

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here