Pemkab Garut Hanya Berkemampuan Tangani Jalan 55,87 Persen

0
60 views

“Sangat diharapkan masyarakat luas bisa memahami keterbatasan dana dikelola Dinas Bina Marga”

Garut News ( Kamis, 28/05 – 2015 ).

Jujun Juansyah Nurhakim.
Jujun Juansyah Nurhakim.

Pemkab Garut, Jawa Barat, melalui Dinas Bina Marga kabupaten setempat pada tahun anggaran 2015 ini.

Ternyata hanya berkempuan menangani 55,87 persen atawa 463,06 kilometer dari 828,76 kilometer total lintasan panjang ruas badan jalan kabupaten.

Lantaran pada tahun anggaran 2015 tersebut, Dinas Bina Marga Kabupaten Garut hanya mendapatkan DPA senilai Rp257 miliar atawa delapan persen dari APBD. Padahal idealnya bisa mencapai 20 persen dari APBD, ungkap Kepala Bidang Bintek pada Dinas Bina Marga kabupaten setempat, Jujun Juansyah Nurhakim, ST, MT.

Suami Istri Santai Lintasi Komplek Perkantoran Bina Marga Kabupaten Garut.
Suami Istri Santai Lintasi Komplek Perkantoran Bina Marga Kabupaten Garut.

Didesak pertanyaan Garut News di ruang kerjanya, Kamis (28/05-2015), dia katakan DPA senilai Rp257 miliar itu, termasuk pasokan “Dana Alokasi Khusus” (DAK) senilai Rp7 miliar.

Sedangkan DAK bernilai Rp7 miliar itu, terdiri Rp5 miliar bersumber dari Kemendagri diperuntukan penanganan sarana trasfortasi perdesaan, serta DAK tambahan Rp2 miliar bersumber dari Menteri Keuangan diperuntukan penanganan jalan kabupaten, katanya.

Dikemukakan pula, total anggaran Rp257 miliar ini. Juga antara lain termasuk diperuntukan bagi pemenuhan kebutuhan administrasi umum perkantoran, pemeliharaan umum, dan pemenuhan kebutuhan proses pembebasan tanah pada sejumlah lokasi, katanya pula.

Hanya Numpang Lewat.....Bro.
Hanya Numpang Lewat…..Bro.

“Karena itu, sangat diharapkan masyarakat luas bisa memahami keterbatasan dana dikelola Dinas Bina Marga,” imbuh Jujun Juansyah Nurhakim, menyerukan.

Kembali didesak pertanyaan Garut News dia menjelaskan, pada triwulan pertama dan kedua di antaranya fokus pada penyelenggaraan lelang konstruksi, dan barang.

Pelaksanaan lelang 70 paket pekerjaan berlangsung sejak pertengahan Maret 2015 bernilai sekitar Rp135 miliar, terdapat enam paket di antaranya bernilai sekitar 70 miliar dipastikan awal Juni mendatang bisa dimulai pelaksanaannya.

Sedangkan “Penunjukan Langsung” (PL) terdapat 400 paket termasuk aspirasi dewan bernilai sekitar Rp70 miliar, masing-masing paket bernilai di bawah Rp200 juta.

Dari 400 paket pekerjaan PL tersebut, terdapat 70 persen di antaranya telah diterbitkan SPK.

**********

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here