Pasokan Air Bersih Lokasi Bencana Banjir Bandang

0
7 views
"Korban Sangat Perlukan Air Bersih"
“Korban Sangat Perlukan Air Bersih”

“Korban Sangat Perlukan Air Bersih”

Garutnews ( Rabu, 01/12 – 2021 ).

Pasca terjadi bencana Karangtengah dan Sukawening, Pemkab Garut mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak banjir bandang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pun langsung melakukan pemulihan pasokan air bersih dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pedesaan terdekat guna memenuhi kebutuhan warga akan.

Pasokan juga didistribusikan PDAM Tirta Intan menggunakan mobil tanki, dibantu Dinas Sosial, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

“Korban Sangat Perlukan Air Bersih”

“Juga ada bantuan tandon air dari Balai Infrastruktur Kementerian PUPR pada tujuh titik. Masing-masing tandon berkapasitas sekitar 300 liter. Penanganan ini memang mendesak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Garut, Satria Budi, Rabu.

Pihaknya juga melakukan assesment bagi infrastruktur terdampak yang dianggap masih tersendat.

Sedangkan upaya pembersihan dan pengangkutan material bekas bencana dilakukan Dinas PUPR serta Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup dengan mengerahkan alat berat.

Pada lokasi yang tak bisa diakses kendaraan alat berat pembersihan material tersebut dilakukan dengan dibantu kendaraan Jeep dari komunitas Jeep.

Satria Budi katakan, berdasar peta kebencanaan, wilayah Kecamatan Karangtengah dan Sukawening termasuk daerah rawan pergerakan tanah.

Warga di kedua kecamatan wilayah timur Kabupaten Garut itu mengalami krisis air bersih lantaran jalur pipa yang biasa mengalirkan pasokan air bersih untuk kebutuhan mereka, sepanjang seribu meter hanyut terbawa banjir bandang.

Kepala Dinas PUPR, Luna Avriantini katakan pula prioritas penanganan pascabencana Karangtengah dan Sukawening kini dalam proses pembersihan lumpur, dan meterial penghambat aliran air, dan mengganggu fungsi infrastruktur irigasi, bendungan, serta jembatan.

“Untuk kedaruratan penanganan air bersih, bekerjasama dengan PDAM juga mendapatkan bantuan dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung),” ungkapnya.

Direktur PDAM Aja Rowikarim menyebutkan, hingga saat ini, sedikitnya 63 tanki setara 252 m3 air minum didistribusikan PDAM ke daerah bencana Karangtengah dan Sukawening memenuhi kebutuhan warga.

Terdapat tujuh desa di dua kecamatan terdampak terjadi, Sabtu (28/11-2021). Terdiri Desa Cinta, Cintamanik, dan Caringin di Kecamatan Karangtengah; serta Desa Sukawening, Sukamukti, Mekarwangi, dan Sukawangi di Kecamatan Sukawening.

*****

Abisyamil/Ilustrasi Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here