Lintasan Kaki Gunungapi Guntur Kembali Diportal Permanen

0
84 views

Ilustrasi Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 03/12 – 2015 ).

Perbaiki Portal Dirusak.
Perbaiki Portal Dirusak.

Pada Kamis (03/12-2015), “Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam” (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat, kembali memasang portal seputar titik lokasi selama ini dijadikan lintasan akses masuk para penambang liar galian C seputar kawasan Blok Cilopang, dan Seureuhjawa di kaki Gunung Guntur, Garut.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut pada BBKSDA Jabar Toni Ramdhani katakan, dilakukan pemasangan portal tersebut, guna mencegah terjadinya aktivitas penambangan liar galian C di kawasan konservasi itu, katanya.

Sekaligus tindak lanjut penertiban dilakukan Satuan Petugas Penyelamatan Lingkungan terhadap kawasan ini pada beberapa waktu lalu, katanya pula.

Dia mengaku, pihaknya acap menerima laporan aktivitas penambangan liar kembali merebak-marak. Padahal dilakukan pelarangan atas aktivitas tersebut, bahkan sempat dipasang sejumlah portal pada beberapa titik lokasi pintu masuk kawasan.

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Namun pihaknya kesulitan menangani sebab para penambang liar nekat merusak portal atawa membuka lintasan jalur baru, bahkan mereka memilih kucing-kucingan dengan petugas.

“Bulan kemarin petugas BKSDA pernah tugas selama empat hari di sini, dan tidak ada kejadian. Namun ketika kami pergi, mereka kembali beraktivitas,” ungkap Toni.

Dipastikan portal dipasang sekarang, permanen. Sehingga tak bisa dipindahkan maupun dibongkar. “Ditabrak kendaraan pun tetap kokoh,” kata dia.

Kepala Sub Bidang Penataan Hukum dan PPNS pada BPLHD Jabar, Asep Bayu menyatakan, pemasangan portal tersebut, salah satu upaya agar penambangan liar kawasan Gunung Guntur tak terjadi lagi.

“Kalau portal dirusak maka para penambang atau perusak portal itu bisa berurusan dengan hukum,” tandasnya.

Disinggung penangkapan para penambang galian C ilegal, dia kemukakan merupakan kewenangan polisi.

Dijelaskan, selain Garut, penambangan ilegal juga nyaris merata terjadi di seluruh wilayah Jabar. Seperti di Sumedang, Bogor, Cianjur, dan Tasikmalaya. Paling parah terjadi di Bogor, dan Karawang.

“Banyak penambang liar diajukan ke pengadilan, tetapi banyak pula tak terekspos media,” ujarnya.

Pemasangan portal mendapat penjagaan ketat aparat. Jajaran Polda Jabar, Polres Garut, Danramil Tarogong, Satpol PP Garut maupun instansi terkait lain.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here