Hikmah Isra Miraj

0
51 views
Ceramah UAS di Masjid Cikajang, Sabtu (26/02-2022), Sebelumnya Ceramah Memeringati Isra Mi'raj di Sukawening/Karangtengah.

Kisah

27 Feb 2022, 03:45 WIB

Ceramah UAS di Masjid Cikajang, Sabtu (26/02-2022), Sebelumnya Ceramah Memeringati Isra Mi’raj di Sukawening/Karangtengah.

“Isra Miraj merupakan salah satu kejadian penting dalam sejarah Islam”

OLEH HASANUL RIZQA

Dalam surah al-Isra ayat pertama, Allah SWT berfirman, yang artinya, “Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Ayat itu menggambarkan peristiwa Isra dan Miraj. Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu terjadinya. At-Thabari mengatakan, momen yang luar biasa itu terjadi pada tahun pertama sejak Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi utusan Allah. Sementara itu, menurut al-Manshurfuri, kejadian itu berlangsung pada malam tanggal 27 Rajab, tahun ke-10 setelah kenabian Rasul SAW.

 Kekuasaan Allah

Isra merujuk pada peristiwa ketika Allah Ta’ala memperjalankan Nabi Muhammad SAW dari Masjid al-Haram Makkah al-Mukarramah ke Masjid al-Aqsha di Palestina. Adapun Miraj berarti dinaikkannya Nabi SAW dari al-Aqsha ke atas. Beliau melintasi lapis demi lapis langit hingga tiba di Sidrat al-Muntaha, sebuah dimensi yang tak terjangkau kalkulasi manusia.

Ceramah UAS di Masjid Cikajang, Sabtu (26/02-2022), Sebelumnya Ceramah Memeringati Isra Mi’raj di Sukawening/Karangtengah.

Dalam perjalanan yang luar biasa itu, Nabi SAW “berjumpa” dengan Allah SWT. Beliau berdialog dengan Rabbnya. Isra Miraj juga menunjukkan, betapa Allah Mahakuasa.

Nabi SAW mengendarai buraq dalam proses Isra Miraj. Nama kendaraan itu berakar dari sebutan barq, yang berarti ‘kilat.’ Itu menandakan, kecepatannya yang sangat hebat atau mungkin saja melampaui kecepatan cahaya.

Perintah Shalat

Isra Miraj merupakan salah satu kejadian penting dalam sejarah Islam. Melalui peristiwa itu, Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu tentang diwajibkannya shalat lima waktu bagi kaum Muslimin.

Antusias Saksikan/Mendengarkan Ceramah UAS.

Mulanya, shalat yang harus dikerjakan umat Rasulullah SAW adalah 50 kali dalam sehari. Akan tetapi, jumlah itu kemudian berkurang dan berkurang, yakni sesudah beliau berkonsultasi dengan Nabi Musa AS di lapis langit tertentu.

Dengan demikian, shalat lima waktu sangat penting. Bahkan, Nabi SAW sampai “diundang” ke hadapan Tuhannya untuk menerima perintah tersebut. Dalam Alquran, ada banyak pula instruksi yang menyuruh kaum beriman agar menegakkan shalat. Begitu pula dalam berbagai hadis, ada banyak imbauan agar tiap Muslim mengerjakan shalat dengan baik.

Percaya Rasul

Abu Bakar merupakan sahabat yang pertama kali memercayai Isra Miraj. Dalam sebuah riwayat disebutkan, orang-orang datang kepadanya usai mendengar cerita tentang perjalanan malam Nabi SAW. “Lihat apa yang diucapkan temanmu (Muhammad),” ujar salah satu di antara mereka.

Setelah mengetahui duduk perkara, dengan tegas Abu Bakar berkata, “Sungguh berita itu adalah benar karena beliau adalah orang yang jujur.” Sejak saat itu, sahabat Rasulullah SAW itu dijuluki sebagai ash-shiddiq.

Abu Bakar tak banyak bertanya. Ia mengimani Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT yang amanah dan jujur. Inilah keteladanan yang patut ditiru.

******

Republika.co.id/Ilustrasi Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here