Garut News ( Ahad, 09/03 – 2014 ).

H. Riskomar, pria kini berusia 77 tahun atawa kakek tujuh cucu ini, ternyata luar biasa.
Lantaran antara lain, masih bisa melantunkan nomor lagu biasa dinyanyikan Frans Sinatra, “My Way”.

Ia piawai mengatur dan memompa maksimal desah napasnya, warna suaranya pun cukup jernih, sehingga enak di dengar, dan perlu dijadikan motivasi.
Motivasi menjaga “kesehatan” itu, juga teryata lebih baik atawa penting daripada mengobati penyakit.
Sebab, jika berkondisi sehat dipastikan hidup bisa lebih dinikmati sambil terus mensyukuri nikmat Allah SWT.

Riskomar, penduduk Perumahan Bumi Simpang Asri R-23, RT. 03/07 Garut itu, pensiunan pegawai “Pemerintah Provinsi” (Pemprov) Irian Jaya, Kini Papua.
Berkantor pada Kantor Gubernur Irian Jaya di Dok Dua Bawah Jayapura, lokasinya langsung berhadapan dengan bentangan pesisir pantai putih.
Namun keberadaannya di Bumi Cenderawasih tersebut, sejak tahun 1960-an, ketika itu antara lain masih diberlakukan mata uang “IB” atawa mata uang Irian Barat.

Satu “IB” setara dengan sekitar Rp200.
H. Riskomar juga memeroleh penghargaan dari Pemerintah RI, antara lain atas jasanya sebagai perintis “Penentuan Pendapat Rakyat” (Pepera).
Sekarang, pada masa tuanya menikmati kehidupan di kampung halaman, Garut, Jawa Barat.
Sehingga Ahad (09/03-2014), menyempatkan berjalan-jalan pada arena Pameran Produk Industri Kreatif, helatan yang digelar memeringati puncak hari Jadi ke-201 Garut tahun 2014 ini.
Pada salah satu anjungan, nyayian “May Way” itu, dilantunkan dengan segenap perasaannya.
Jalan hidupku, dijalani lelaki ini di antaranya dari daerah paling Timur Indonesia.
Ikut serta merintis bisa terlaksananya Pepera, penentu Irian Jaya kini Papua, berada di dalam wilayah NKRI.

Veteran Perintis Pepera di Irian Barat ini, memiliki “talenta” seni khususnya tarik suara atawa menyanyi yang tinggi.
Bumi Cenderawasih tersebut, kini dikemal dengan Tanah Papua atawa Provinsi Papua.
Dilintasi garis khatulistiwa, tetapi sangat spektakuler, lantaran memiliki gunung es abadi, juga tebing menjulang sangat tinggi dikenal dengan sebutan “Carten Pyramid”.
Papua, seluas tiga setengah kali Pulau Jawa.
Pulau terbesar di Indonesia, berhadapan dengan laut bebas Fasifik Selatan.

Hingga kini dipastikan, masih menyisakan beragam kenangan bagi sosok H. Riskomar.
Suka, duka, bahkan mungkin kerap terancam nyawa, semuanya dijalani hingga sekarang kembali berada di tatar tanah leluhurnya, Garut, Jawa Barat.
Pejuang ini, tanpa senjata, melainkan karya tenaga dan pemikirannya pernah disumbangkan bagi bangsa, dan Tanah Air NKRI.
Selamat menikmati masa tua, Pae Tua……….. Riskomar.
*******
Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.
(Perintis Pendirian Lembaga Kantor Berita Nasional/ LKBN – ANTARA Papua Barat di Manokwari).