DLHKP Bersama Yadul ‘Ulya Mantapkan Penguatan Kolaborasi

0
23 views
Gun Gun Sukma Utama, ST Bersama M. Angga Tirta Prihandani.
Bahas Penguatan Rencana Kolaborasi.

“Segera Wujudkan Rumah Bibit”

Garutnews ( Kamis, 21/10 – 2021 ).

Rabiul Awal, kembali diingatkan pada momen kelahiran ‘Tokoh Besar Dunia’ yang mengubah bahkan menentukan jalannya sejarah umat manusia, yakni Nabi Muhammad SAW. Beliau SAW menjadi cahaya sepanjang zaman.

Kita juga bisa menjadi cahaya pada zaman sekarang dengan akhlak luhur, baik terhadap sesama maupun alam lingkungan sekitar. Lantaran pancaindra yang dimiliki, adalah alat agar dapat berinteraksi dengan alam semesta ini, memelajarinya, dan belajar darinya.

Pantau Langsung Lahan yang Segera Ditingkatkan Kualitas Lingkungannya.

Ungkapan arif dan bijak tersebut, menjadi ‘marwah’ yang mengilhami ‘Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan’ (DLHKP) Kabupaten Garut bersama Agro Park Tahfidz Qur’an Ponpes/Kutab Yadul ‘Ulya kian menguatkan gagasan bisa segera merealisasikan kolaborasi guna mewujudkan wahana rumah bibit.

Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman pada (DLHKP) kabupaten setempat, Gun Gun Sukma Utama, ST katakan penyelenggaraan program ini dijadwalkan bisa direalisasikan pada 2022 mendatang.

Tinjau Kesiapan Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Sehingga rumah tumbuh tersebut, dapat memenuhi populasi pembibitan beragam vegetasi tanaman keras maupun pertamanan untuk disebar pada sejumlah titik lokasi maupun pada lingkungan masyarakat yang memerlukannya.

Karena sebelumnya pun, kerap dilakukan kajian pada Agro Park ini yang dinilai berpotensi dijadikan laboratorium alam lingkungan di Indonesia, bahkan bisa menjadi percontohan pengelolaan penata laksanaan lingkungan dunia.

Tinjau Kesiapan Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Sebab berkontur topografi lembah beraliran sungai yang bisa dijadikan penyangga “Daerah Aliran Sungai” (DAS) Cikamiri melintasi di antara Kelurahan Sukajaya dengan Desa Sukabakti, keduanya di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul.

“Sehingga pada ketinggian dan lerengnya (slope), sangat memerlukan ragam vegetasi tanaman keras termasuk buah-buahan agar sekaligus dapat berfungsi agro wisata Islami,” ungkap Gun Gun Sukma Utama, ST dalam perbincangannya dengan Pimpinan Yayasan Ponpes ini, Ust. M. Angga Tirta Widya Prihandani.

Dia juga secara visual menelisik struktur tanah Agro Park tersebut, dan bersama Seksi Hutan Kota menyelenggarakan penanaman belasan pohon keras maupun kayu-kayuan belum lama ini, sebagai langkah awal institusinya guna menjalin kerjasama.

Tinjau Kesiapan Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Yang diharapkan bisa berlanjut pada penandatanganan nota kesepahaman saling menunjang program DLHKP, termasuk kebersihan lingkungan mencakup pula pada kondisi lintasan aliran sungai beserta sepanjang DAS-nya.

Dia pun sangat mengapresiasi positif pula, selama ini Agro Park Ponpes Yadul ‘Ulya berupaya maksimal memproses pengelolaan sedekah sampah organik menjadi berkah.

Maka diharapkan menjadi pionir percontohan bagi masyarakat sekitarnya, bahkan masyarakat di tanah air dalam pengelolaan kemandirian pesantren modern berbasis lingkungan. Serta digitalisasi.

Dengan melibatkan seluruh seratusan lebih santri, mereka tak hanya mahir membaca dan menghafal Alqur’an. Melainkan pula berkemampuan mengaplikasikan pengetahuan, dan keterampilannya.

Kawasan Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Kemandirian Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya pun, merupakan upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, dan berkesinambungan.

“Sedangkan penerapan pendidikan keagamaan yang selama ini terdapat di Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya, diawali dengan mengutamakan adab guna mewujudkan generasi yang Qur’ani,” imbuh Gun Gun Sukma Utama.

“Segera menyiapkan jajarannya guna duduk bersama satu meja dengan pihak DLHKP membahas tuntas diksi juga narasi nota kesepahaman jalinan kolaborasi tersebut,” ungkap Ust. Angga antara lain katakan, Kamis (21/10-2021).

*****

Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here