Delapan Kebajikan Ini Menjadi Perhiasan Bagi Delapan Perkara di Dunia, Apa Saja?

Delapan Kebajikan Ini Menjadi Perhiasan Bagi Delapan Perkara di Dunia, Apa Saja?

187
0
SHARE
Sekolah Alam di Ponpes Yadul ‘Ulya Bangun Peradaban Berkeunggulan.

“Perbuatan baik akan menjadi perhiasan dari kebajikan di dunia”

Rep: Fuji E Permana / Red: Nashih Nashrullah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu sahabat Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Banteni dalam kitab Nashaihul Ibad bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq menjelaskan delapan perhiasan di dunia.

وقال أبو بكر الصديق ضى الله عنه ثمانية أشياء زينة لثمانية أشياء: العفاف زينة الفقر والشكر زينة النعمة والصبر زينة البلاء والتواضع زينة الحسب والحلم زينة العلم والتذلل زينة المتعلم وترك المنة زينة الاحسان والخشوع زينة الصلاة

Sekaligus Nikmati Laboratorium Alam Camping Ground D’Leuwi.

Diriwayatkan dari Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu, ia berkata,

“Tidak meminta-minta adalah hiasan kefakiran. Bersyukur adalah perhiasan nikmat. Sabar adalah perhiasan bencana. Tawadhu adalah perhiasan leluhur. Sikap penyantun menjadi hiasan ilmu. Rendah hati menjadi hiasan penuntut ilmu. Meninggalkan pemberian adalah perhiasan kebaikan. Khusyu adalah perhiasan sholat.”

تُحْفَةُ الْمُؤْمِنِ فِي الدُّنْيَا الْفَقْرُ

“Bingkisan orang mukmin di dunia adalah kefakiran.”

الصَّبْرُ سِتْرٌ مِنَ الْكُرُوْبِ وَعَوْنَ عَلَى الْخُطُوبِ

Pendidikan Investasi Bermasa Depan.

“Sabar itu menjadi penutup berbagai kebingungan dan menolong berbagai urusan.”

أَنَّهُ كَلَّمَتْ رسول الله صلى الله عليه وسلّم جَارِيَةٌ مِنَ السَّبْيِ فَقَالَ لَهَا مَنْ أَنْتَ؟ فَقَالَتْ بِنْتُ الرجل الجواد حاتم فقال صلى الله عليه وسلّم: ارْحَمُوا عَزِيزَ قَوْمٍ ذَلَّ ارْحَمُوا غَنِيًّا افْتَقَرَ ارْحَمُوا عَالِمًا ضَاعَ بَيْنَ الْجُهَّالِ

“Sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad SAW bahwa seorang perempuan dari tawanan berkata kepada Nabi Muhammad SAW kemudian Nabi Muhammad SAW bertanya kepadanya, “Siapa kamu?”

Bermain yang Edukatif.

Perempuan itu menjawab, “Anak seorang laki-laki yang pemurah, yaitu Hatim.”

Lalu Nabi Muhammad SAW berkata, “Kasihanilah kaum yang mulia, kemudian ia jatuh hina. Kasihanilah orang yang kaya, kemudian ia fakir. Kasihanilah orang alim yang terlantar di tengah-tengah orang bodoh.”

مَنْ خَرَجَ يُرِيدُ عِلْمًا يَتَعَلَّمُهُ فَتَحَ اللهُ لَهُ بَابًا إِلَى الْجَنَّةِ وَفَرَشَتْ لَهُ الْمَلَائِكَةُ أَكْنَافَهَا وَصَلَّتْ عَلَيْهِ مَلَائِكَةُ السَّمَوَاتِ وَحِيْتَانُ الْبَحْرِ

Memahami Proses Pendidikan.
Motivasi Pendidikan.

“Barangsiapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka Allah akan membukakan kepadanya pintu ke surga, dan malaikat merentangkan sayapnya, dan baginya pula para Malaikat penghuni langit serta ikan-ikan di laut memohonkan rahmat kepada Allah SWT.”

Rehat Sehat Sejenak.
D’Leuwi Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul Garut.

**********

Republika.co.id/Ilustrasi Fotografer : Abah John.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY