Damkar Garut Selamatkan Rp313,386 Miliar Kekayaan Masyarakat

Damkar Garut Selamatkan Rp313,386 Miliar Kekayaan Masyarakat

161
0
SHARE
Mengobservasi.
Mako Damkar Garut.

“Bertotal Kerugian Rp57.131.535,000”

Garutnews ( Rabu, 24/01 – 2024 ).

Kepala ‘Dinas Pemadam Kebakaran’ (Disdamkar) Kabupaten Garut Ir H. Eded Komara antara lain katakan, bangga juga mengapresiasi masyarakat selama ini berpartisipasi pada setiap penanggulangan peristiwa kebakaran. 

Sebagaimana diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Disdamkar kabupaten setempat, Syam Sumaryana, SH, MH selama tiga tahun terakhir harta benda yang berhasil terselamatkan mencapai Rp313,386 miliar.

“Sedangkan dari 807 kasus kebakaran total kerugiannya Rp57,131.535.000,- maka yang berhasil terselamatkan bernilai lebih besar,” katanya kepada Garutnews di ruang kerjanya, Rabu (24/01-2024).

Terdiri, dari 497 peristiwa kebakaran pada 2023 lalu bernilai kerugian material Rp28.017.200.000,- namun kekayaan warga berhasil terselamatkan mencapai Rp202,497 miliar,- tetapi menelan satu korban tewas, dan lima korban luka bakar.

Kemudian tahun sebelumnya (2022), ada 155 peristiwa kebakaran menelan kerugian Rp13.985.900,000,- dengan harta kekayaan berhasil terselamatkan Rp44.497.000.000,- menelan tujuh korban luka bakar.

Tahun sebelumnya pula (2021), dari 155 peristiwa kebakaran bernilai kerugian Rp15.128.435.000,- namun nilai kekayaan masyarakat berhasil terselamatkan mencapai Rp66,392 miliar. Menelan enam korban tewas, dan seorang luka bakar.

Pada Januari 2024 ini pun ada berkisar tiga hingga empat peristiwa kebakaran. Faktor penyebabnya selama ini lahan terbakar dipicu kekeringan kemarau panjang, hubungan pendek arus listrik serta ledakan kompor gas.

Disdamkar yang merupakan institusi urusan wajib, masih memerlukan sentuhan kebijakan anggaran, dan teknis guna lebih mendekatkan pos pelayanan kepada masyarakat berbasis promotif juga antisipatif melalui rancangan sistem pencegahan.

“Selain itu, penguatan pemberdayaan masyarakat juga kajian akademis guna mewujudkan peraturan daerah maupun regulasi turunannya,” imbuh Syam Sumaryana antara lain menambahkan.

*******

Abah John.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY