Bunker Pertahanan Jepang Pesisir Selatan Garut Diterlantarkan

0
19 views
Bunker.
Bunker.

Potensi Destinasi Wisata yang Masih ‘Idle’

Garutnews ( Sabtu, 20/02 – 2021 ).

Sejumlah bunker pertahanan peninggalan Soldadu Jepang berlubang bagian depan sebagai pengintai musuh menghadap ke Samudera Hindia, di pesisir bibir pantai Selatan Garut selama ini keberadaannya diterlantarkan.

Foto berita garutnews akhir pekan ini, Sabtu (20/02-2021), memotret fenomena menarik, namun masih ‘idle’ ini.

Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah.

Padahal bangunan berkonstruksi permanen tersebut, bisa dijadikan potensi destinasi wisata edukatif bernilai sejarah, apalagi jika di sekelilingnya dibangun pertamanan minimalis bertempat duduk berestetika memesona berpelindung sengatan matahari.

Maka bisa dipastikan banyak menuai kehadiran wisatawan melepas kepenatan mereka setelah bermandi air laut, maupun seusai menyusuri garis pantai selatan itu.

Tergerus Abrasi Air Laut.

Namun selama ini sejumlah bunker pada sepanjang lintasan Pantai Santolo hingga Karang Papak dibiarkan tergerus air laut, bahkan ada yang dijadikan tempat pembuangan sampah.

Sedangkan jejak lain di antaranya Peninggalan Belanda, berupa garasi pesawat terbang dan pelabuhan di Cilauteureun. Berdekatan dengan ‘Stasiun Peluncuran Roket” (Staspro) Lapan.

Menjadi Onggokan Tak Bernilai.

Ada pula Goa Jepang. Berletak sangat tersembunyi pada hamparan kebun milik penduduk.

Terdapat empat goa di lembah antara dua bukit Puncak Munasim. Salah satunya menjadi sarang kelelawar dan sumber mata air bagi penduduk Cikopo. Pernah dijadikan persembunyian tentara Jepang dari serbuan udara pasukan Belanda.

Jejak Peperangan Masa Lalu.

Dibangun romusha, bersistem kerja paksa. Berjarak sekitar 99 Km arah selatan dari pusat Kota Garut.

Kemudian sekarang, menjadi Jejak Peperangan Masa Lalu Sepanjang Samudera Hindia, yang juga sempat menjadikan bangsa terjajah.

Jejak Peperangan Masa Lalu Sepanjang Samudera Hindia.

*****

Pelbagai Sumber/Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here