904 Warga Garut Terinfeksi HIV/AIDS Didominasi Laki Seks Laki

0
77 views
Ir Denden Supresiana.
Ilustrasi Fenomena Gunung Es.

“Tewaskan 181 Penduduk”

Garutnews ( Senin, 03/01 – 2022 ).

Dari 904 warga Kabupaten Garut yang terinfeksi HIV/AIDS hingga Desember 2021 terdiri 411 HIV dan 493 AIDS yang menewaskan 181 itu, faktor resikonya didominasi lantaran aktivitas ‘Laki Seks Laki’ (LSL) mencapai 326 kasus.

Sedangkan dari 326 kasus LSL tersebut, masing-masing 121 terinfeksi AIDS dan 205 HIV. Disusul 188 kasus akibat IDU’s/Penasun meliputi 135 AIDS serta 53 HIV, kemudian pasangan ‘Resiko Tinggi’ (Resti) perempuan ada 181 kasus terdiri 104 AIDS dan 77 HIV.

HRM (Pria Resti) 126 kasus (80 AIDS dan 46 HIV), pasangan RESTI laki-laki 34 kasus (18 AIDS serta 16 HIV), waria 24 kasus (15 AIDS dan 9 HIV), WPS (wanita pekerja seks) 2 kasus AIDS, perinatal (anak) 13 AIDS dan 5 HIV, serta 5 AIDS tak terindentifikasi.

Direktur Eksekutif  “Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia” (PKBI) kabupaten setempat Ir Denden Supresiana kepada Garutnews di ruang kerjanya, Senin (03/01-2022), katakan yang sudah terapi ARV 628, estimasi ODHA Kemenkes 2015 ada 978 kasus.

Data akumulasi autreach 904 terinfeksi HIV/AIDS ini meliputi kelompok usia kurang dari satu tahun hingga 60 tahun lebih, namun ada lima kasus AIDS yang tak diketahui usianya.  Kelompok umur mendominasinya 25 hingga 39 tahun 654 kasus (356 AIDS dan 298 HIV).

Mereka tersebar pada 41 wilayah kecamatan, terbanyak di Kecamatan Garut Kota mencapai 236 kasus (151 AIDS dan 85 HIV), Tarogong Kidul 108 kasus (67 AIDS dan 41 HIV), serta Kecamatan Tarogong Kaler 60 kasus (33 AIDS dan 27 HIV).

Dikemukakan Denden Supresiana, hanya Kecamatan Talegong dari 42 wilayah kecamatan di Kabupaten Garut, yang belum terlaporkan angka kasus.

******

Esay/Fotografer : John D. Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here