Blog

0
Memanfaatkan Waktu Luang.

“Memanfaatkan Waktu Luang”

Garutnews ( Selasa, 11/06 – 2024 ).

Santri Ponpes Tahfidz, Yadul Ulya di Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul Garut, semarak menyelenggarakan ‘Pekan Olaraga Antar Kelas’ (Porak), sebagai salahsatu upaya penguatan kualitas prestasi olaraga. 

Mahir Memanah Tradisional.

Bahkan pada pemanfaatan waktu luang ini, selain di antaranya memertandingkan ‘kabisa’ maupun kemahiran memanah tradisional, dan lomba futsal.

Mencatat Capaian Prestasi.

Mereka pun ikut serta pada helatan lomba  adzan, agar lantunan juga gema kumandang panggilan menunailkan ibadah shalat tersebut, benar-benar bisa menyentuh qolbu Kaum Muslimin untuk segera melaksanakan shalat berjamaah dengan khusyu.

Membidik Sasaran.

Demikian antara lain dikemukakan Ust. Sholeh kepada Garutnews, Selasa (11/06-2024).

*******

Abah John.

0
Diapresiasi Positif Camat Tarogong Kidul.

“Santri Luncurkan Perahu Ramah Lingkungan”

Garutnews ( Senin, 10/06 – 2024 ).

Ponpes Tahfidz, Yadul Ulya di Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul Garut, kini kian mendesak perlukan mesin pengolahan sampah plastik. 

Siap Meluncur.

Lantaran lingkungan “Kampus Peradaban” tersebut, dilintasi Sungai Cikamiri yang setiap saat membawa beragam jenis sampah plastik dari arah hulu.

Uji Coba Perdana.

Padahal limbah itu sangat sulit terurai, bahkan merugikan para petani sebab selama ini semakin menyebar mencemari areal persawahan.

Diawali Pemeriksaan.

“Sangat diperlukannya bantuan mesin pengolahan sampah plastik dari Pemkab setempat juga sebagai salasatu prioritas penanggulangan jenis limbah tersebut,” imbuh Pimpinan Yayasan Tahfidz di Kampung Panawuan itu, M. Angga Tirta.

“Santri Luncurkan Perahu Ramah Lingkungan”

Kepada Garutnews, Senin (10/06-2024), dia katakan akibat tidak dimilikinya mesin pengolahan sampah plastik, maka para santri pun meluncurkan “Perahu Ramah Lingkungan”. 

Tampilan/Penampang Atas.

Dikemas apik dari limbah plastik bekas kemasan minuman maupun air mineral, kemudian dirangkai menjadi satu kesatuan berbentuk perahu.

Wahana ini bakal dikembangkan menjadi sarana menjaring sampah dari Sungai Cikamiri, salahsatu anak Sungai Cimanuk.

Penampang Bawah.

Peluncuran perahu ramah lingkungan ini diapresiasi positif Camat Tarogong Kidul, Ahmad Mawardi sekaligus mendukung adanya upaya kemandirian Ponpes Yadul ‘Ulya menyelenggarakan pengolahan limbah plastik, ungkapnya antara lain.

*********

Esay/Fotografer : Abah John.       

0
Sekda Garut Menyampaikan Penghargaan Adiwiyata.

“Diperlukan Kolaborasi Masyarakat”

Garutnews ( Rabu, 05/06 – 2024 ).

Sekda Garut H. Nurdin Yana, SH, MH dikejutkan ‘tragedi lingkungan’ yang semula menyangsikan terjadinya fenomena sangat mengenaskan, selama ini kalangan nelayan di kabupatennya kerap memanen tumpukan sampah plastik. 

“Harus segera ditanggulangi juga diantisipasi agar peristiwa tersebut tidak terjadi lagi,” tandasnya antara lain saat didesak pertanyaan Garutnews seusai memeringati Peringatan ‘Hari Lingkungan Hidup Sedunia’, Rabu (05/06-2024).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Garut.

Kepala ‘Dinas Lingkungan Hidup’ (DLH) kabupaten setempat, H. Jujun Juansyah  Nurhakim, ST, MT katakan. kebijakan penanggulangan sampah itu di antaranya diperlukan penguatan kolaborasi dengan beragam lapisan, dan komponen masyarakat.

“DLH tidak bisa sendirian menanggulanginya, melainkan sangat diperlukan pula peran serta masyarakat sejak dari hulu hingga hilir,” imbuhnya.

Sedikitnya 31 Sekolah di Garut Peroleh Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten.

Sekaligus dia juga mengharapkan semua kalangan termasuk para jurnalis, agar hendaknya bisa memberikan pemahaman supaya warga mulai dari tingkat RT, RW, Desa/Kelurahan tidak membuang sampah sembarangan.

Kebersamaan.

“Malahan jika terampil memilah sampah, selain bisa bernilai ekonomi lantaran apabila dari hulu sampai hilir seenaknya membuang sampah. Masyarakat pula yang repot juga dirugikan termasuk para nelayan Pantai Santolo,” katanya.

Lebih Banyak Ragam Jenis Sampah Plastik Diandingkan Hasil Tangkapan Ikan.

“Diperlukan Kolaborasi Masyarakat”

Sebelumnya Garutnews melaporkan, nyaris sejak beberapa tahun terakhir hingga momentum Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia saban tahun diselenggarakan, Rabu (05/06-2024), nasib pilu acap mendera para nelayan.

Mengeluarkan Sampah Plastik yang Terjaring.

“Termasuk kita yang selama ini kerap menjaring ikan di lepas bibir Pantai Santolo,” ungkap nelayan setempat, Pudin (54) kepada Garutnews di Santolo, Ahad 02/06-2024).

Dia juga bersama rekannya katakan, selama lebih satu setengah jam jaring sepanjang 200 an meter ditebar di laut kemudian ditarik kembali oleh 12 an nelayan termasuk kaum ibu dengan menelan waktu satu jam.

Menarik Jaring.

Namun setelah sampai di daratan justru bukan hanya tangkapan ikan yang diperoleh, melainkan lebih  banyak tumpukan sampah beragam jenis plastik yang paling banyak terjaring.

Sehingga para nelayan pun terpaksa kesulitan memungut hasil tangkapan tersebut dari tumpukan plastik itu.

Diawali Menarik Tali Jaring Sepanjang Ratusan Meter.

Nelayan lainnya termasuk Oman (45) juga mengemukakan, sampah plastik ini selain bersumber dari muara sungai.

Banyak pula dari pembuangan sampah para pengunjung di antaranya ragam jenis bekas kemasan makanan serta minuman ringan.

Kerja Keras Nelayan.

Sehingga kalangan nelayan sangat berharap kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Mereka mengharapkan pula supaya aparat pemerintah, tidak membiarkan kondisi seperti ini terus menerus berlangsung, imbuhnya.

Ikan Pari yang Masih Memiliki Duri Beracun.

Sedangkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada 5 Juni demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif bagi perlindungan alam dan planet Bumi.

Tahun ini, bertemakan “Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan”.

Super Hatihati Melepas Duri Racun dari Ekor Ikan Pari.

Tema ini guna menyoroti pentingnya pemulihan ekosistem, dan peningkatan ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim, katanya.

******

Esay/Fotografer : Abah John.

0
Lebih Banyak Plastik Daripada Ikan.

“Lebih Banyak Plastik Daripada Ikan”

Garutnews ( Selasa, 04/06 – 2024 ).

Nyaris sejak beberapa tahun terakhir hingga momentum Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia saban tahun diselenggarakan, Rabu (05/06-2024), nasib pilu acap mendera para nelayan Kabupaten Garut.

Mengeluarkan Sampah Plastik yang Terjaring.

“Termasuk kita yang selama ini kerap menjaring ikan di lepas bibir Pantai Santolo,” ungkap nelayan setempat, Pudin (54) kepada Garutnews di Santolo, Ahad 02/06-2024).

Dia juga bersama rekannya katakan, selama lebih satu setengah jam jaring sepanjang 200 an meter ditebar di laut kemudian ditarik kembali oleh 12 an nelayan termasuk kaum ibu dengan menelan waktu satu jam.

Menarik Jaring.

Namun setelah sampai di daratan justru bukan hanya tangkapan ikan yang diperoleh, melainkan lebih  banyak tumpukan sampah beragam jenis plastik yang paling banyak terjaring.

Sehingga para nelayan pun terpaksa kesulitan memungut hasil tangkapan tersebut dari tumpukan plastik itu.

Diawali Menarik Tali Jaring Sepanjang Ratusan Meter.

Nelayan lainnya termasuk Oman (45) juga mengemukakan, sampah plastik ini selain bersumber dari muara sungai.

Banyak pula dari pembuangan sampah para pengunjung di antaranya ragam jenis bekas kemasan makanan serta minuman ringan.

Kerja Keras Nelayan.

Sehingga kalangan nelayan sangat berharap kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Mereka mengharapkan pula supaya aparat pemerintah, tidak membiarkan kondisi seperti ini terus menerus berlangsung, imbunya.

Ikan Pari yang Masih Memiliki Duri Beracun.

Sedangkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada 5 Juni demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif bagi perlindungan alam dan planet Bumi.

Tahun ini, bertemakan “Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan”.

Super Hatihati Melepas Duri Racun dari Ekor Ikan Pari.

Tema ini guna menyoroti pentingnya pemulihan ekosistem, dan peningkatan ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim, katanya.

Santolo, Ahad (02/06-2024).

******

Esay/Fotografer : Abah John.

0
Teras Pintu Gerbang Masih Diwarnai Banyak Berlubang Sarat Dipenuhi Kubangan Air Hujan.

“Banyak Berlubang Sarat Kubangan”

Garutnews ( Senin, 03/06 – 2024 ).

Lintasan jalan wisata Pantai Sayang Heulang Selatan Garut berkondisi sangat mengenaskan lantaran banyak berlubang sarat kubangan air hujan, padahal selama ini menjadi salahsatu obyek wisata unggulan kabupaten setempat.

Tidak Semulus Kondisi Ruas Jalan Garut – Pameungpeuk Selatan Garut.

Bahkan destinasi wisata tersebut, kini memiliki ragam fasilitas penunjang yang sangat memadai. Namun ternyata masih belum didukung infrastruktur yang baik lintasan jalannya.

“Sehingga sangat tidak sepadan dengan beragam fasilitas tersedia,” ungkap sejumlah wisatawan termasuk Budiman (45), pengunjung asal Kota Bandung kepada Garutnews di Tepi Pantai Sayang Heulang, Ahad (02/06-2024).

Ahad (02/06-2024).

Dikatakan, sangat menyayangkan potensi wisata sebagus itu hingga sekarang kondisi kerusakan jalan lintasannya, masih juga belum mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Garut.

Petugas pemungut uang masuk (karcis) di pintu gerbang utama juga mengakui kondisi kerusakan jalan wisata ini.

Ceria Sepanjang Bibir Pantai Sayang Heulang.

“Semoga bisa segera diperbaiki pak,” katanya kepada Garutnews antara lain menambahkan saat ditemui terpisah, Ahad.

Mengasuh Anak.

********

Abah John.

0
Mensyukuri Setiap Nikmat yang Diberikan Allah SWT.

“Upaya Tingkatkan Kualitas Keimanan”

Garutnews ( Senin, 03/06 – 2024 ).

Sedikitnya 40 santri Madrasah Pondok Pesantren Yadul ‘Ulya ‘Bertadabbur Alam’ di Pantai Selatan Garut, sebagai salahsatu upaya agar lebih mengenal tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Sehingga mereka bisa merasakannya dengan hadir langsung menyaksikan ciptaan-Nya yang indah juga mengagumkan.

Tak Hanya Sukacita, Melainkan Senantiasa Menyebut Asma Allah SWT Dalam Menjalani Kehidupan.

Lantaran kegiatan ini termasuk pula salahsatu wujud ibadah, yang dipastikan dapat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta guna meningkatkan penguatan kualitas keimanan.

Menyusul bentangan alam semesta sangatlah luas, juga merupakan ayat kauniyah sebagai tanda kebesaran-Nya yang ditampakkan kepada manusia.

Sedangkan manusia dengan segala kelebihan yang Allah SWT berikan, dibandingkan makhluk lain, mendapatkan tugas penting memakmurkan alam ini.

Tak Hanya Sukacita, Melainkan Senantiasa Menyebut Asma Allah SWT Dalam Menjalani Kehidupan.

Sebab alam semesta pun mengajarkan kita supaya merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah SWT agar semakin memantapkan keyakinan kepada-Nya.

Rangkaian helatan santri/santriwati bersama pembingbing ‘Kampus Peradaban’ Yayasan Tahfidz di Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul Garut tersebut, berlangsung selama dua hari ( Sabtu hingga Ahad/01-02 Juni 2024).

Masing-masing pada lokasi lintasan pantai berkarang terjal Sayang Heulang, serta Pantai Santolo.

Dengan Kesabaran Membingbing ‘Ucap, Laku, dan Lampah’ Setiap Santri.

Selain ‘Bertadabbur Alam’, mereka juga dengan hidmad menyelenggarakan ‘Pelantikan Pengurus Robithah Atthalabah’ antara lain diawali serah terima jabatan ketuanya masa jihad 2023 – 2024, Arkana Adwitya Iftikar.

Menyerahkan kepada Raka Putra Ramdani untuk masa jihad 2024 – 2025, yang diawali pula pembacaan ‘Naskah Ikrar Setia Pengurus Robithah Atthalabah’.

  • Bahagia Bisa Bertabbur Alam.

    Hati Kami –

Robbana ya Tuhan Kami, Bersihkanlah Hati Kami dari Noda Iri dan Dengki, dari Cacat Angkuh dan Sombong.

Robbana ya Tuhan Kami, Sembuhkanlah Hati Kami dari Sifat Tipu dan Dusta, dari Cacat, Ujub, dan Riya.

Bahagia Bisa Bertabbur Alam.

Mulut Kami Suka Betul Bergunjing Sepanjang Hari, Mulut Kami Senang Betul Menyakiti Hati Kawan Sendiri.

Robbana ya Tuhan Kami, Sembuhkanlah Hati Kami dari Sifat Tipu dan Dusta, dari Cacat, Ujub, dan Riya.

Memotret Kegiatan Santri.

Robbana ya Tuhan Kami, Sembuhkanlah Hati Kami, dari Sifat Tipu dan Dusta, dari Cacat, Ujub, dan Riya.

Mulut Kami Suka Betul Bergunjing Sepanjang Hari, Mulut Kami Senang Betul Menyakiti Hati Kawan Sendiri.

Peroleh Penghargaan.

Robbana,,,,,,,,, ya Tuhan Kami, Bersihkanla Hati Kami dari Noda Iri dan Dengki.

Robbana ya Tuhan Kami. (Lirik : Bimbo).

Memaknai Pengabdian Mulia.
Membidik Alam Semesta.
Pantai Selatan Garut.
Kembali Ke Kampus Peradaban Ponpes Yadul ‘Ulya.

******

Fotografer : Abah John.

0
H. U. Basuki Eko Juga Mendonorkan Darahnya.

“Banyak Miliki Produktivitas”

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut, H. U. Basuki Eko, SH. MH dan Sekretaris Iwan Riswandi, S.IP. Beserta Seluruh Jajaran Keluarga Besar Satpol-PP kabupaten setempat.

Semarak menyelenggarakan ragam kegiatan termasuk ‘Bakti Sosial’ donor darah berkolaborasi dengan pihak PMI, Rabu (29/05-2024).

Bahagia Bisa Membantu Sesama.

Pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tahun 2024 dan Hari Jadi ke-62 ‘Satuan Perlindungan Masyarakat’ (Satlinmas) juga Damkar Garut.

“Dirgahayu ke-74 Satpol PP Kabupaten Garut” 

Selama Tahun 2024 ini, memiliki banyak produktivitas capaian kinerja  di antaranya pelaksanaan penegakkan ‘Peraturan Daerah’ (Perda) maupun ‘Peraturan Kepala Daerah” (Perkada).

Sekretaris Satpol PP Garut, Iwan Riswandi, S.IP.

Antara lain penertiban perizinan, bahkan tujuh kali berhasil menyelenggarakan ‘Penegakkan Yustisi’.

Kemudian, pelaksanaan koordinasi pada program ‘Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau’ (DBH CHT), sehingga bisa berhasil selamatkan bernilai Rp2 miliar lebih.

Dengan Humanis Pantau Penyelenggaraan Donor Darah.

Sedangkan produktivitas lainnya berupa secara masif mengoptimalisasikan upaya pencegahan terjadinya gangguan melalui beragam ‘Patroli’ ke lapangan.

Rabu (29/05-2024).

*******

Abah John.