Yayasan Paragita Gerakan Masyarakat Garut Sadar Sampah

0
170 views

Garut News ( Sabtu, 11/04 – 2014 ).

Camat Samarang.
Camat Samarang.

Yayasan Paragita kian hadir  menyajikan solusi cerdas. Menggulirkan  gagasan orsinil mewujudkan sampah menjadi berkah, dan mulia dengan beragam aplikasinya.

Kendati untuk mempresentasikan, dipastikan sangat diperlukan dukungan serta komitmen dari pelbagai komponen dan elemen masyarakat.

Kepedulian Paragita, antara lain diwujudkan pada rangkaian kegiatan sosialisasi “Gerakan Masyarakat Garut Sadar Sampah” di Desa Sukakarya Kecamatan Samarang, Sabtu (11/04-2015), ungkap Ketua Umum yayasan tersebut, Ir Rr. Gita Noerwardhani.

Dedi Supriadi
Dedi Supriadi

Sehingga institusinya pun, kian menjalin sinergitas dengan pihak manapun di antaranya Indonesia Power yang dinilainya tanggap, sigap, serta persuasif memberikan dukungan, sehingga sosialisasi gerakan sadar sampah ini, bakal berkelanjutan.

Maka ditargetkan terwujud satu desa – satu bank sampah, ungkap Gita Noerwardhani, sekaligus membagikan enam unit piranti pengolah sampah organik pada enam RW, sebagai salah satu tindak lanjut dari penyelenggaraan seminar di Gedung Pendopo kabupaten setempat, belum lama ini.

Rr. Gita Noerwardhani.
Rr. Gita Noerwardhani.

Lembaganya pun, bergerak sejak Desember tahun lalu, membangun mental masyarakat agar mandiri dan mampu berinovasi  dari sampah yang mereka miliki.

Sehingga bisa bermanfaat bahkan menginspirasi imajinasi dalam pengembangan ekonomi dari produk saampah itu, demikian antara lain imbuhnya.

Menyusul sosialisasi dan advokasi gerakan Masyarakat Garut sadar Sampah, selama ini pun diselenggarakan pada sejumlah wilayah kecamatan.

Tunjukan Piranti Pengolahan Jenis Sampah Organik.
Tunjukan Piranti Pengolahan Jenis Sampah Organik.

Camat Samarang Drs Bambang Hapid, M.Si juga mengemukakan kegiatan digagas dan diselenggarakan Yayasan Paragita dinilai menunjang upaya mewujudkan sampah menjadi mulia.

Diingatkan, sampah merupakan permasalahan bersama. Lantaran jika tak segera ditangani dipastikan menjadikannya masalah.

Camat juga menyerukan, jangan putus asa mengatasi masalah persampahan, meski kerap dilakukan kegiatan operasi bersih, malahan justru lebih banyak penonton daripada pembersihnya.

Tono Detail Presentasikan Mekanisme Kerja Piranti Pengolah Jenis Sampah Organik.
Tono Detail Presentasikan Mekanisme Kerja Piranti Pengolah Jenis Sampah Organik.

Diingatkan pula, peningkatan laju pertumbuhan penduduk dipastikan berbanding lurus dengan terjadinya peningkatan tumpukan sampah.

Padahal wilayah Kecamatan Samarang, selama ini kerap menjadi tujuan wisatawan termasuk dilintasi banyak kalangan wisatawan.

Karena itu, diperlukan lingkungan bersih dan sehat, sebab industri pariwisata bisa menumbuhkan perkembangan perekonomian masyarakat setempat, ujar camat.

Sampaikan Keterangan Pers.
Sampaikan Keterangan Pers.

Manager keuangan dan Administrasi Indonesa Power, Dedi Supriadi, SE katakan sangat berobsesi menjadikan Desa Sukakarya sebagai percontohan penanggulangan sampah organik menjadi komoditi bermanfaat.

Menyusul wilayah desa itu, merupakan ring satu atawa berdekatan dengan pembangkit energi listrik tenaga panasbumi (geothermal), yang dikelola Indonesia Power.

Namun secara bertahap dan terukur juga ke depan bakal dipikirkan upaya penanganan sampah anorganik, serta desa desa lainnya pun mendapatkan sentuhan sosialisasi gerakan Masyarakat Garut sadar sampah.

Sebagian Peserta Sosialisasi.
Sebagian Peserta Sosialisasi.

Dikatakan, program Yayasan Paragita juga sejalan dengan operasional Indonesia Power, yang sangat “concern” terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan, malahan diperlukan upaya menyosialisasikannya pada generasi usia dini, imbuh Dedi Supriadi.

Dalam pada itu Sekretaris Yayasan Paragita, Tono secara detal mempresentasikan metode pengolahan sampah organik dengan piranti yang disediakannya.

Tono Sosialisasikan Perangkat Pengolah Jenis Sampah Organik.
Tono Sosialisasikan Perangkat Pengolah Jenis Sampah Organik.

Puluhan hingga ratusan peserta sosialisasi mendapatkan peluang menyampaikan saran serta tanya-jawab secara dialogis.

 

*********

 

Esay/ Foto :

John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here