Yankes Garut 2017 Tuntaskan Akreditasi 20 Puskesmas

0
23 views
dr H. Asep Sani, M.Kes.

Garut News ( Kamis, 02/11 – 2017 ).

dr H. Asep Sani, M.Kes.

********** Kepala Bidang “Pelayanan Kesehatan” (Yankes) pada “Dinas Kesehatan” (Dinkes) Kabupaten Garut, dr H. Asep Sani, M.Kes menyatakan, pada 2017 ini bisa menuntaskan akreditasi 20 Puskesmas di kabupaten tersebut.  Juga satu UPT “Laboratorium Kesehatan Daerah” (Labkesda)

UPT Puskesmas Pasundan BLUD.

********** Kemudian disusul pada penyelenggaraan pendampingan pascaakreditasi itu, yang juga hingga kini 80 persen tuntas, ungkapnya kepada Garut News di ruang kerjanya, Kamis (02/11-2017).

Sedangkan pada 2016 silam berhasil diakreditasi sembilan Puskesmas, dengan menghasilkan lima Puskesmas berakreditasi dasar terdiri Puskesmas Kadungora, Peundeuy, Cipanas, Cisewu, dan Puskesmas Cisurupan.

Ruang Persalinan.

********** Sedangkan empat Puskesmas berakreditasi madya masing-masing Puskesmas Cibatu, Pameungpeuk, Cilawu, serta Puskesmas Siliwangi.

Sehingga masih terdapat 37 “Unit Pelayanan Teknis” (UPT) Puskesmas untuk penerapan “Pola Pengelolaan Keuangan” (PPK) “Badan Layanan Umum Daerah” (BLUD), berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 23/2005, serta Permendagri Nomor 61/2007, dan Permendagri Nomor 33/2017 Tentang Pedoman Penyusunan APBD 2018.

Ruang Para Bidan.

Dikemukakan, salah satu upaya menurunkan “angka kematian ibu”, dan “angka kematian bayi” (AKI/AKB), segera diselenggarakan “Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu” (SPGDT) Dinkes kabupaten setempat.

Berupa mengintegrasikan “Sistem Informasi Rujukan Kabupaten Garut” (Cijeruk Garut), yang bakal diluncurkan programnya pada 20 Nopember 2017.

Ruang Tunggu Pelayanan.

Program ini, memercepat penentuan rujukan pasien pada rumah sakit, baik milik pemerintah maupun rumah sakit swasta, lantaran tak lagi harus langsung mendatangi rumah sakit apakah berkondisi ruang rawat inapnya masih bisa dimanfaatkan, atau sudah penuh.

Manfaat lainnya, pasien yang dirujuk ke rumah sakit tak perlu terlalu lama menginap di ruang “Unit Gawat Darurat” (UGD), melainkan bisa langsung dirujuk pada ruang rawat inap rumah sakit, yang masih kosong, imbuh Asep Sani.

“UPT Puskesmas Pasundan BLUD”

Programer Imunisasi UPT Puskesmas Pasundan BLUD, Yayan Supian katakan, institusi kesehatannya antara lain memiliki keunggulan layanan persalinan selama 24 jam setiap harinya, di antaranya pula ditunjang 13 tenaga bidan, serta sarana-prasarana yang memadai.

Ditunjang pula ketersediaan dua dokter umum, satu doker gigi, perawat, perawat gigi, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, sanitarian, tenaga gizi, tenaga kefarmasian, serta “Akhli Tenaga Lab. Medis” (ATLM).

Sedangkan upaya kesehatan yang dilaksanakannya, terdiri “Upaya Kesehatan Masyarakat” (UKM), dan “Upaya Kesehatan Perorangan” (UKP).

Puskesmas tersebut, selama ini banyak meraih penghargaan atas ragam prestasi yang berhasil diraih, katanya.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.