You are here
Yamin Siapkan Sepuluh Pengacara Lakukan Gugatan Balik BERITA UTAMA 

Yamin Siapkan Sepuluh Pengacara Lakukan Gugatan Balik

Garut News, ( Jum’at, 08/11 ).

Ilustrasi, Yamin (mengenakan kacamata), Sempat Foto Bareng. (Foto: John).
Ilustrasi, Yamin (mengenakan kacamata), Sempat Foto Bareng. (Foto: John).
Lantaran merasa nama baiknya dicemarkan atas tuduhan penggunaan ijasah palsu, maka Yamin Supriatna segera menggugat balik.

Sehingga kini disiapkan sepuluh pengacara pada upaya gugatan hukum tersebut.

Yamin, salah satu calon Bupati Garut perseorangan gugur pada putaran pertama Pilbup Garut 2013.

“Kami akan lakukan gugatan hukum, jika permintaan kami agar para pihak bertanggung jawab meminta maaf secara pribadi maupun terbuka melalui media massa sebanyak dua kali penerbitan seperti kami mintakan, tak dipenuhi,” tegas Yamin.

Kata dia, langkah tersebut haknya sebagai warga negara.

Pihak dinilai bertanggung jawab atas kasus pencemaran nama baik itu di antaranya pelapor, Kapolres Garut lama, dan Kepala Kantor Kemenag Garut lama.

Dia juga menilai mencuatnya kasus penggunaan ijazah palsu menimpanya, lebih merupakan rekayasa politik pihak tertentu menjegal pencalonan pada Pilbup.

Ditambah pernyataan Kapolres Garut lama pada sejumlah media massa ketika itu, dinilai pula sangat gegabah.

“Maka, setelah saya menerima SP3 (Surat Perintah Penghentian Perkara) dari Polda Jabar saat gelar perkara sepekan lalu, saya menawarkan dulu itikad baik supaya pihak-pihak bertanggungjawab atas tuduhan tak terbukti agar meminta maaf,” imbuhnya.

Dia pun merasa kasus merebak pada sejumlah media massa itu, menimbulkan kerugian besar baginya dan keluarga, secara moril maupun materil.

Nama baiknya selaku pribadi, maupun anggota masyarakat, dan calon Bupati menjadi tercemar.

Apalagi, dirinya disebut-sebut kepolisian menjadi tersangka bersama dua orang lain pada kasus itu.

“Padahal saya tak pernah membuat atawa menggunakan ijazah palsu. Dalam kelengkapan syarat pencalonan Bupati Garut ke KPU Garut, saya melampirkan surat keterangan pengganti ijazah dari sekolah, karena ijazah saya hilang. Saya juga tak pernah dimintai keterangan polisi, tetapi tahu-tahu menjadi tersangka,”
ungkap Yamin.

Yamin maju sebagai Calon Bupati Garut dari jalur perseorangan, berpasangan dengan Cawabup Dadan Ramdani.

Pasangan bernomor urut dua ini, gagal memasuki putaran kedua, hanya menempati posisi ketujuh pada pemungutan suara 8 September 2013.

Dengan raihan sebanyak 55.700 suara (5,03%).

****** Zainul, Jdh.

Related posts

Leave a Comment