Yadul ‘Ulya Saban Jum’at Berbagi Sembako Terdampak Covid-19

0
34 views
Saban Jum’at Berkah Berbagi Sembako.

“Semakin Menggeliat Di Tengah 117 Positif Pandemi Maut”

Garut News ( Jum’at, 11/09 – 2020 ).

Ponpes/Kuttab Tahfidz Qur’an Yadul ‘Ulya Garut, saban Jum’at berkah berbagi sembako termasuk beras kepada masyarakat terdampak Covid-19. Sehingga diharapkan bisa meringankan beban ekonomi akibat wabah predator tersebut.

Sedangkan penyaluran sembako dari para donatur pada, Jum’at Berkah (11/09-2020) ini, berlangsung di Markaz Tahfizhul Qur’an ‘Izzatul Islam’ Karangpawitan tepatnya Kampung Desa Kolot Karangsari.

Wujud Empati, dan Kepedulian Sosial.

Lembaga pendidikan keagamaan itu, hingga kini masih belum tuntas menyelesaikan pembangunan asrama santri. Lantaran terbentur semakin berkurangnya ketersediaan dana akibat terdampak coronavirus disease 2019.

Padahal keberadaan Markaz Tahfizhul Qur’an ‘Izzatul Islam’ Karangpawitan, yang kini berjalan menjelang selama tiga tahun sangat mendesak segera memerlukan sarana asrama para santri berasal dari beragam pelosok nusantara.

“Semakin Menggeliat Di Tengah Pandemi Maut”

“Sehingga sangat diharapkan uluran tangan kepedulian kalangan dermawan, agar bisa semakin menggeliat di tengah pandemi maut” imbuh Jajaran Pengurusnya termasuk Muhammad Ismail.

Menyusul hingga, Jum’at (11/09-2020) Pukul 20:15:18 WIB, totalitas 6.374 warga Kabupaten Garut menjadi terpapar wabah Covid-19.

Mendesak Bisa Segera Tuntas Terselesaikan Pembangunannya.

Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan pandemi global kabupaten setempat menunjukan, terdiri terjadinya peningkatan konfirmasi positif menjadi 117 kasus, Probable 0 kasus, Suspect 2.973 kasus, dan Kontak Erat mencapai 3.284 kasus.

Dinkes beserta Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 kabupaten setempat juga melaporkan, dari totalitas 6.374 Kasus itu terdiri Suspek : 2.973 Kasus (31 Kasus isolasi mandiri, Enam Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.899 Kasus discarded/selesai pemantauan, dan 37 Kasus meninggal).

Probable : 0 Kasus (0 Kasus), Konfirmasi (+) : 117 Kasus (Satu Kasus isolasi mandiri, 29 Kasus isolasi RS/perawatan, 83 Kasus sembuh dan Empat Kasus meninggal), dan
Kontak Erat : 3.284 Kasus (571 Kasus isolasi mandiri serta 2.713 Kasus discarded/selesai pemantauan).

“Sehingga keseluruhan yang meninggal dunia mencapai 41 orang”.

Mengapresiasi Sangat Positif Terhadap Empati, dan Kepedulian Ponpes Yadul ‘Ulya.

******

Esay/Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here