Yadul ‘Ulya Bangun Komunikasi Dengan Madrasah Bahrul Huda

0
24 views
Bersama Pengelola Masjid Yadul 'Ulya Garut.
Bersama Pengelola Masjid Yadul ‘Ulya Garut.

“Tewaskan 211 Penduduk”

Garutnews ( Jum’at, 22/01 – 2021 ).

Pengelola Masjid Yadul ‘Ulya Garut membangun komunikasi berbasis silaturahim dengan Madrasah Bahrul Huda di Kampung Pasirlanjung RT.03/01 Desa Tanjung Kamuning Kecamatan Tarogong Kaler, Jum’at (22/01-2021).

Pada helatan Jum’at Berkah tersebut, juga diselenggarakan Program Berbagi Sembako Bersama Masjid Yadul ‘Ulya Garut berupa empati dan kepedulian, yang diharapkan bisa meringankan kebutuhan pemenuhan konsumsi bahan pokok di Madrasah Bahrul Huda.

Bersilaturahim Membangun Pula Kebersamaan.

Terutama dalam kondisi kepungan pandemi coronavirus disease 2019, yang juga berdampak terjadinya kelesuan sosial ekonomi masyarakat. Kemungkinan pula kerap dialami Madrasah Pimpinan Ust. Ade itu dengan 90 santri lebih, yang selama ini senantiasa kerap mendapatkan perhatian positif dari Kepala Desa Tanjung Kamuning.

“Tewaskan 211 Penduduk”

Apalagi kematian terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah lagi menjadi 211 kasus, meliputi kasus positif, suspek, dan probable.

Lantaran wafatnya tiga lansia laki-laki 60 tahun ke atas pasien positif, dan seorang pasien probable, Kamis (21/01-2020).

Kampus Madrasah Bahrul Huda.

Koordinator Komunikasi Publik/Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten ini Muksin katakan, tiga lansia pasien positif meninggal dunia yaitu laki-laki (KC-4448) 73 tahun dari Kecamatan Kersamanah, laki-laki (KC-5213) 82 tahun dari Cilawu, dan laki-laki (KC-5339) 70 dari Karangpawitan.

KC-4448 sempat menjalani isolasi perawatan rumah sakit, menyusul terkonfirmasi positif pada 9 Januari 2021. Dia tercatat pasien positif kedua meninggal dunia asal Kersamanah.

KC-5213 juga sempat menjalani isolasi perawatan rumah sakit sejak dikonfirmasi positif pada 19 Januari 2021, akhirnya meninggal dunia. Dia pun tercatat merupakan pasien positif ke-15 meninggal dunia asal Cilawu.

Sedangkan KC-5339 meninggal dunia pada hari terkonfirmasi positif  pada 21 Januari 2021. Dia diketahui merupakan pasien positif kesepuluh meninggal dunia asal Karangpawitan.

Sehingga wafatnya ketiga pasien positif tersebut, maka keseluruhan pasien positif meninggal dunia di kabupaten setempat bertambah menjadi 169 orang.

Satu lagi pasien meninggal dunia terkait kasus Covid-19 yakni perempuan 21 tahun berstatus probable dari Kecamatan Sucinaraja. Sehingga total kasus probable di Garut bertambah menjadi empat kasus, seluruhnya meninggal dunia.

Dengan bertambahnya pasien positif meninggal dunia menjadi 169, dan kasus probable menjadi empat orang, kemudian ditambahkan 38 pasien suspek meninggal dunia sebelumnya, maka total kematian terkait kasus Covid-19 menjadi 211 kasus.

Sedangkan totalitas kasus corona meliputi positif, suspek, kontak erat, dan probable di Kabupaten Garut mencapai 29.344 kasus. Terdiri 5.401 positif, 6.028 suspek, 17.911 kontak erat, dan empat probable.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga melaporkan ada penambahan 128 kasus baru positif. Sehingga total jumlah positif Covid-19 di Garut meningkat lagi menjadi 5.401 kasus.

Menurut Muksin juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, dari 128 kasus baru positif itu, ada 126 kasus di antaranya ditemukan berdasar hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet pada 202 sampel swab, dan dua dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Persentase temuan kasus positif Covid-19 dari 202 sampel swab ini terbilang tinggi, mencapai sekitar 62 persen.

Sebanyak 128 kasus baru positif itu terdiri 71 perempuan dan 57 laki-laki, berusia antara dua hingga 70 tahun, termasuk tujuh balita dan sebelas lansia 60 tahun ke atas.
Mereka berasal dari Kecamatan Banyuresmi (14 kasus), Garut Kota (13 kasus), Tarogong Kaler (12 kasus), Karangpawitan (12 kasus), Wanaraja (12 kasus), Tarogong Kidul (11 kasus), Cilawu (9 kasus), Kadungora (7 kasus), Cikajang (6 kasus), Singajaya (6 kasus), dan Sukawening (6 kasus).

Juga dari Kecamatan Balubur Limbangan (5 kasus), Selaawi (5 kasus), Bayongbong (2 kasus), Cibatu (2 kasus), Leles (2 kasus), Cigedug (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), dan Kecamatan Sucinaraja (1 kasus).

Dilaporkan pula ada 76 pasien positif dinyatakan sembuh. Sehingga angka kesembuhan pasien Covid-19 bertambah menjadi 4.029 kasus.

“720 pasien positif kini masih isolasi mandiri, dan 483 pasien positif lainnya isolasi perawatan rumah sakit,” kata Muksin menambahkan.

******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here