Wisatawan Diimbau Waspadai Rawan Bencana Alam Garut

0
163 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut news ( Kamis, 12/11 – 2015 ).

Kondisi  Jembatan Ciparugpug.
Kondisi Jembatan Ciparugpug.

Meski selama ini dikenal memiliki ragam potensi wisata alam dinilai luar biasa, namun Garut juga dikenal sebagai daerah rawan terjadi bencana alam, terutama selama memasuki musim penghujan.

Sehingga kalangan wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di kabupaten ini, hendaknya senantiasa berhati-hati, sekaligus bisa meningkatkan kewaspadaan setiap melintasi ruas badan jalan berkondisi rentan terjadi bencana alam.

“Kita juga menyampaikan imbauan waspada bencana ini pada para pengelola objek wisata, dan kepala desa. Bahkan imbauan siaga bencana terutama banjir serta longsor juga disampaikan Pemprov Jabar. Tetapi tentu saja kita berharap tak ada kejadian bencana,” imbuh Kepala Disbudpar kabupaten setempat Mlenik Maumeriadi, Kamis (12/11-2015).

Mlenik Maumeriadi.
Mlenik Maumeriadi.

Dikemukakan, kunjungan wisatawan ke Garut selama 2015 ditargetkan 2,5 juta pengunjung. Hingga kini tercapai sekitar 80 persen.

“Tetapi kita yakin 20 persennya bisa tertutupi kunjungan wisatawan selama liburan panjang Natal dan pergantian akhir tahun, termasuk 700 wisatawan mancanegara. Sehingga hingga akhir tahun, target itu tercapai,” katanya, optimisya.

Dikatakan, tingkat kunjungan wisatawan liburan Natal dan akhir tahun tak terpengaruh kerapnya hujan turun. Malahan kendati proses pembangunan jembatan Ciparugpug pada lintasan menuju kawasan selatan Garut hingga akhir tahun masih belum rampung.

“Paling pengaruhnya perjalanan ke selatan jadi agak tersendat. Bisa ditempuh tiga jam menjadi 4,5 jam. Namun yang tahu jalan, biasanya melintasi jalur alternatif ke Cigedug,” katanya.

Kawasan objek wisata favorit, Mlenik menilai hampir merata di seluruh kawasan wisata. Meski dia pun mengakui jumlah kunjungan wisatawan ke Situ Bagendit, dan Situ cangkuang menurun lantaran airnya sempat susut drastis diranggas kemarau panjang.

“Tingkat penurunan kunjungan wisatawan ke Situ Bagendit sekitar 25 persen, dan Cangkuang sekitar lima persen,” ungkap dia.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here