Wisatawan Edukasi Cikembulan Kerap Terjebak Kerusakan Jalan

0
25 views
Wisatawan Asal Eropa Bersama Keluarganya.
Rudy Arifin, Bersama ‘Manuk Dadali’.

“Pengunjung Keluhkan Kondisi Sarana Jalan Kabupaten Garut”

Garut News ( Kamis, 28/11 – 2019 ).

Para pengunjung wisata edukasi pada lembaga konservasi ‘Taman Satwa Cikembulan’ di Kadungora Garut, Jawa Barat, kerap terjebak kerusakan jalan kabupaten setempat yang mengesankan kondisinya dibiarkan terlantar sejak beberapa tahun terakhir.

“Padahal satu-satunya Taman Satwa di Provinsi Jawa Barat ini, berdekatan lokasi dibangunnya pembukaan akses jalan baru Kadungora-Leuwigoong. Semestinya dijadikan peluang termasuk diperbaikinya kerusakan jalan menuju wisata edukatif tersebut,” ungkap Billy (27).

Pertamanan Ruang Terbuka Hijau Taman Satwa Cikembulan, Menjadi Sumber Inspirasi.

Wisatawan asal Bandung itu mengaku acap berkunjung ke Taman Satwa Cikembulan bersama keluarganya sambil bersilaturahmi dengan kedua orangtua di Tarogong Kidul.

“Namun ironi, lintasan jalan yang panjangnya kurang dari 10 kilometer bahkan selama ini menjadi urat nadi mobilitas transfortasi moda pengangkut pemasaran hasil pertanian masyarakat, selama bertahun-tahun dibiarkan rusak,” sesal Billy pula.

Rumah Kelinci Taman Satwa Cikembulan, yang Juga Inspiratif.

Keluhan senada juga mengemuka dari pengunjung lainnya, termasuk rombongan dari Taman Kanak-Kanak Bandung. Mereka mengaku banyak anak-anak terbentur kepalanya di dalam mobil akibat kerusakan jalan menuju taman satwa, ungkapnya, Kamis (28/11-2019).

Manager Taman Satwa Cikembulan Rudy Arifin, SE mengemukakan harapannya agar pada 2020 mendatang Pemkab Garut bisa memerbaiki kerusakan jalan itu.

Lembaga Konservasi Taman Satwa Cikembulan juga Berbasis Ekologis.

Lantaran wisata edukasi ini, tak hanya dikunjungi wisatawan asal Jawa Barat. Melainkan banyak di antaranya dari provinsi lain di Indonesia bahkan wisatawan Eropa.

Termasuk banyaknya kunjungan kalangan akademisi maupun pelajar dari IPB, serta institusi penelitian lainnya. Juga acap dikunjungi jajaran Kementerian Kehutanan RI.

Sarana Rekreasi Keluarga, yang Menyehatkan.

Rudy Arifin katakan pula, lembaga konservainya tak hanya mengoleksi satwa langka dilindungi Undang-Undang RI sebagai upaya penyelamatan.

Melainkan juga gencar mengemas lokasi wisata dengan ragam wahana bernuansakan pendidikan.

Salah-satu Koleksi Taman Satwa Cikembulan.

Di antaranya sarana mainan anak-anak, pertamanan ruang terbuka hijau, serta antara lain rumah kucing, dan rumah kelinci.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here