Waspada Lintasan Rawan Longsor Termasuk Pergerakan Tanah

Garut Nws ( Kamis, 03/07 – 2014 ).

Titik Lokasi Kemacetan Pusat Kota Garut/ Pengkolan. (Foto : John DH).
Titik Lokasi Kemacetan Pusat Kota Garut/ Pengkolan. (Foto : John DH).

Sekitar 900 personel selenggarakan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1435 H/2014 M, di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Mereka dipusatkan terutama pada lintasan kawasan rawan kecelakaan, dan titik lokasi kemacetan, seperti jalur Limbangan-Malangbong, Leles-Kadungora, serta kawasan Garut Kota dan sekitarnya.

Demikian Kapolres setempat, AKBP Arif Rachman terkait kesiapan pengamanan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri tersebut.

“Kita juga mewaspadai sejumlah jalur rawan longsor, dan pergerakan tanah, khususnya pada wilayah selatan Garut. Karena itu, para pengemudi melintas di kawasan curam ini diminta agar waspada dan hati-hati. Seperti jalur Bayongbong-Pameungpeuk, Cikajang-Singajaya, Cikajang-Bungbulang, dan Talegong-Caringin,” imbuhnya, Kamis (03/07-2014).

Dikemukakan, pengamanan bersandi Operasi Ketupat Lodaya 2014 itu, bakal di pusatkan pada 13 pos pengamanan, satu pos terpadu, dan 167 pos gatur.

Sejumlah tenaga medis dan ambulans juga disiagakan dari institusi teknis terkait.

Dikatakan, kepadatan arus kendaraan jalur Limbangan-Malangbong diperkirakan terjadi sejak Simpang Nagreg, kemudian Pasar Limbangan, Pasar Lewo, dan Pasar Malangbong.

Sedangkan kepadatan arus kendaraan jalur Kadungora-Garut Kota, biasa terjadi mulai Pasar Kadungora, kemudian Pasar Leles, dan kawasan Garut Kota.

Pemantapan persiapan lintas sektoral menghadapi pengamanan masa arus mudik dan balik tersebut, segera dilaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Garut, katanya.

******

Noel, JDH.

Related posts