Wahyudijaya : Kusir Delman Berbonuskan Rp0,5 Miliar

Garut News ( Selasa, 22/07 – 2014 ).

Wahyudijaya. (Foto : John Doddy Hidayat).
Wahyudijaya. (Foto : John Doddy Hidayat).

Pemkab Garut, Jabar, mengalokasikan anggaran Rp500 juta guna memenuhi konpensasi bagi ratusan kusir delman.

Lantaran selama ini, mereka kerap beroperasi serta menghentikan aktivitasnya pada sejumlah titik lokasi jalur lintasan mudik, dan balik Lebaran Idul Fitri 1435 H/2014.

Karena itu, mereka diminta meliburkan aktivitasnya sementara, menghindari kemacetan pada jalur-jalur lintasan mudik, dan balik lebaran.

Delman Garut. (Foto : John).
Delman Garut. (Foto : John).

Menyusul jenis moda angkutan penumpang umum ini, ditengarai salah satu penyebab kemacetan, selain juga pasar tumpah.

Kepala “Dinas Perhubungan” (Dishub) kabupaten setempat, Wahyudijaya kepada Garut News, Selasa (22/07-2014), katakan delman-delman diliburkan terdiri delman biasa beroperasi pada jalur-jalur lintasan mudik, dan balik Lebaran bertingkat kerawanan kemacetan cukup tinggi.

Tepatnya di kawasan memiliki arus potong lalu lalang delman, katanya.

Menawar Tarif Delman. (Foto : John).
Menawar Tarif Delman. (Foto : John).

“Diagendakan setiap kusir peroleh konpensasi Rp75 ribu hingga Rp100 ribu. Mengenai jumlahnya, saya belum mendapat angka pasti. Yang jelas, delman diliburkan diprioritaskan pada lintasan jalan negara, antara Balubur Limbangan dengan Malangbong merupakan trouble spot agenda tahunan. Termasuk Kadungora, dan Leles,” ungkapnya.

Delman-delman tersebut diliburkan selama masa arus mudik dan balik Lebaran berlangsung, atawa sejak H-7 hingga H+7 Idul Fitri.

“Pada jalur-jalur crowded kemacetan lantaran pasar tumpah atawa arus potong lalu lalang delman ini, kita juga membuat pagar betis melalui guard rill dengan limitasi H-7 hingga H+7,” kata Wahyudijaya.

Diharapkan, sejumlah langkah dilakukan Pemkab Garut ini bisa membantu mengatasi kemacetan selama ini kerap mewarnai jalur lintasan mudik dan balik Lebaran di Kabupaten Garut.

Didesak pertanyaan amblasnya penghubung antara jalan, dan jembatan Kali Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sebagai potret buruk infrastruktur kita.

Wahyudijaya katakan, siap berupaya menunjang kelancaran jalur selatan jika berlangsung pengalihan arus lalulintas, melalui Limbangan – Malangbong – Tasikmalaya.

Atawa melalui Garut – Singaparna – Kadungora, katanya pula.

*******

Noel, JDH.

Related posts

Leave a Comment