Wagub Jabar : Terdapat Dua Ancaman Serius Garut

0
67 views

“Kalangan wartawan pun, antara lain hidup dari liputan berita mereka mengenai pelacuran itu,”

Garut News ( Rabu, 13/05 – 2015 ).

Wagub Deddy Mizwar Dikepung Wartawan.
Wagub Deddy Mizwar Dikepung Wartawan.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengingatkan terdapat dua ancaman serius di Kabupaten Garut, berupa pembalakkan liar, serta penambang liar.

Lantaran kedua ancaman tersebut dinilai bisa merusak alam kabupaten ini.

Menyusul sekitar 83 persen dari seluruh luas hutan di kabupaten itu, merupakan kawasan konservasi, sehingga sepanjang lintasan aliran Sungai Cimanuk juga kudu dilindungi, tandas Mizwar ketika membuka penyelenggaraan  ajang  Gebyar Budaya Garut 2015, termasuk pameran industri kreatif.

Menyemarakan Hari Jadi ke-202 kabupaten setempat, juga sekaligus Road Show hari ulang tahun ke-70 Provinsi Jawa Barat di Garut, Rabu (13/05-2015).

Deddy Mizwar Didampingi Helmi Budiman.
Deddy Mizwar Didampingi Helmi Budiman.

Dikemukakan, sepanjang lintasan Sungai Cimanuk tersebut. Bernilai strategis terhadap pembangunan nasional yang mendukung keberadaan Waduk Jati Gede di Kabupaten Sumedang.

Sehingga seluruh pemangku kewajiban serta setiap elemen dan komponen masyarakat, patut mewaspadai gejala terjadinya kerusakan alam dan lingkungan Kabupaten Garut, imbuhnya pula.

Dikatakan, Jawa Barat tuan rumah “Pekan Olahraga Nasional” (PON) ke-19 (2016), dengan menampilkan sekitar 44 cabang olahraga berlocus pada 14 kabupaten/kota.

Helatan nasional olahraga itu, bermaskotkan “Surili”. Primata endemik Provinsi Jawa Barat, dengan Logo Senjata Kujang, bermotokan “Jabar Kahiji”, katanya.

Semarak Karnaval Gebyar Budaya Garut 2015.
Capek Deh…. Menunggu, Semarak Karnaval Gebyar Budaya Garut 2015.

Berulangkali didesak pertanyaan Garut News, Wagub Deddy Mizwar katakan bentuk “konvensasi” dijadikannya Kabupaten Garut sebagai kawasan konservasi bakal segera diwujudkan “Peraturan Daerah” (Perda) Provinsi Jawa Barat.

Di antaranya mengatur tentang kewajiban, kewenangan, serta hak patut diperoleh daerah atawa penduduk di kawasan konservasi ini, katanya.

Kembali didesak pertanyaan “bukan pelacur biasa” yang kini melanda kehidupan artis, Deddy Mizwar katakan pelacuran ada sejah zaman “baheula”, silahkan tanya langsung pada bersangkutan.

“Kalangan wartawan pun, antara lain hidup dari liputan berita mereka mengenai pelacuran itu,” ungkapnya berseloroh.

*******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here