Wabup Tunggu Kajian Rehabilitasi Terminal Non Bus

0
43 views

Garut News ( Sabtu, 16/02 – 2019 ).

Gebyar Hiburan Peringatan Hari Jadi Garut, Sabtu(16/02-2019).

Wakil Bupati dr H. Helmi Budiman menyatakan, kini menunggu produk kajian teknis mengenai mendesak perlu – tidaknya segera direhabilitasinya kondisi Terminal Non Bus Guntur Garut.

“Saya menunggu produk kajian secara menyeluruh dari tim teknis Dinas Perhubungan kabupaten setempat,” imbuh Helmi Budiman seusai menghadiri rangkaian helatan hiburan memeringati hari jadi ke – 206 Kabupaten Garut, Sabtu (16/02-2019).

Kondisi Terminal Non Bus Guntur Garut.

Demikian antara lain dikemukakannya, menjawab desakasan  pertanyaan Garut News menyusul Terminal Non Bis tersebut semakin mendesak bisa segera direhabilitasi. Lantaran ragam sarana dan fasilitas penunjang lainnya pun berkondisi semakin memprihatinkan.

Terminal dengan total luas arealnya 5.474,6 m2 tersebut, sejak dibangun pada 1985 hingga sekarang selama 33 tahun terakhir sama sekali tak pernah direhabilitasi.

Sehingga sarana ruang tunggu penumpangnya, juga kian berkondisi tak memadai demikian pula tata letak penataan ruang serta lingkungannya semakin compang – camping.

Pasar Ciawitali Guntur.

“Padahal total kapasitas terminal itu, bisa menampung sedikitnya 400 untuk angkutan kota dan angkutan perdesaan,” ungkap sejumlah pengemudi yang selama ini memanfaatkan jasa terminal tersebut, termasuk Amien (36).

Mereka mengingatkan Terminal Non Bis Guntur bakal segera kalah pamor oleh “Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Guntur Melati Garut dibawah naungan Kementerian Perhubungan” yang letaknya bersebelahan.

Agus Heryanto Secara Persuasif Menyampaikan Pemahaman Kepada Para Pedagang Kaki Lima Untuk Bersama Wujudkan Ketertiban dan Kenyamanan Lingkungan Terminal Non Bis.

Kepala UPTD Wilayah I Dishub Garut, Agus Heryanto, S.Sos, M.Si mengakui kondisi memprihatinkan Terminal Non Bis Guntur yang dikelolanya itu, meski setiap tahun memenuhi kewajiban membayar setoran “Pendapatan Asli Daerah” (PAD).

Termasuk pembayaran setoran PAD pada 2017, 2018, dan 2019 ini ditargetkan masing – masing Rp255 juta,

Sedangkan upaya ragam jenis perbaikan juga pembenahan selama ini, hanya bisa dilakukan dengan sumber dana swadaya murni.

Pantauan di lapangan juga antara lain menunjukan, kondisi memprihatinkannya Terminal Non Bis Guntur ini, kian diperparah pula semrautnya lintasan jalan beserta lingkungan Pasar Ciawitali Guntur.

*********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here