Wabup Garut Perketat Kunjungan ke RSU dr Slamet

0
21 views
Wabup Bersama Dua Kepala Bidang pada Diskominfo Kabupaten Garut.
Bupati Menyempatkan Sampaikan Keterangan.

“Garut Menembus 1.949 Kasus”

Garut News ( Selasa, 07/04 – 2020 ).

Wakil Bupati Garut dr H. Helmi Budiman katakan, selama ini terutama bersamaan merebaknya penularan wabah pandemi Covid-19. Senantiasa mengingatkan pengelola RSU dr Slamet agar semakin memerketat kunjungan keluarga pasien ke rumah sakit.

“Jika sangat diperlukan keluarga penunggu pasien yang menjalani rawat inap jenis penyakit apapun cukup hanya satu orang dewasa,” tandasnya kepada Garut News di Comand Center, Selasa (07/04-2020).

Merekapitulasi Data dan Informai Terbaru.

Dia kerap mengingatkannya itu, lantaran juga berdasar keterangan Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof Amin Soebandrio menyebutkan penyebaran virus corona banyak terjadi  di rumah sakit. Kemungkinan penyebaran Covid-19 di udara dalam bentuk aerosol yang partikelnya lebih kecil, daripada droplet.

Dikemukakan Helmi Budiman, dalam penanganan Covid-19 pada aspek kuratif diakuinya perlu disikapi dengan ketersediaan SDM, dan sarana-prasarana fasilitas kesehatan yang memadai.

Perkembangan pada Selasa (07/04-2020).

Sedangkan upaya lainnya, selain diperlukannya penguatan kekebalan tubuh maupun imunitas penduduk yang prima, juga ditunjang pola hidup bersih dan sehat termasuk selalu menjaga jarak dalam berinteraksi sosial.

“Garut Menembus 1.949 Kasus”

Bupati dan Kepala Dinkes Garut, Memeriksa Alat Pelindung Diri.

Juru Bicara pada Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 kabupaten setempat, Ricky R Darajat, SH menyatakan, perkembangan Kasus Covid-19 di kabupatennya, Selasa (07/04-2020) pukul 16.30 WIB ‘Menembus 1.949 Kasus’.

Dengan Covid-19 Positif masih tetap dua kasus, laki-laki (KC-1) dan 1 perempuan (KC-2), sehingga total kasus (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) mencapai 1.949 kasus.

Terdiri OTG 151 orang masih dalam tahap observasi selama 14 hari, ODP 1.047 kasus (1.083 kasus masih pemantauan, 19 dalam perawatan, dan 701 selesai pemantauan).

Kemudian PDP 29 kasus (14 kasus sedang dalam perawatan dan 15 kasus selesai pengawasan sehingga dipulangkan dari RSUD dr. Slamet Garut);

Konfirmasi + 2 kasus terdiri 1 Kasus (KC-1) dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus (KC-2) Isolasi mandiri di rumah selesai masa pengawasan dan menunggu hasil laboratorium (ceck ulang hari ke-17 dan 18).

Sedangkan PDP baru 5 orang, masing-masing Laki-laki usia 2 tahun; Laki-laki 63 tahun;
Laki-laki 58 tahun; Perempuan 25 tahun, serta Perempuan 1 tahun.

Jumlah ODP ditemukan hari ini mencapai 115 kasus, dengan ODP telah dilakukan rapid test 587 orang dari total 1.274 ODP di Kabupaten Garut, ungkap Ricky R Darajat.

Dalam pada itu Pemkab Garut menyediakan satu juta masker dibagikan kepada masyarakat. Mendukung instruksi Pemerintah Pusat mewajibkan setiap warga mengenakan masker.

Pemkab juga memersilahkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bersedia bekerja sama dalam pengadaan masker tersebut, bisa menghubungi Dinas Kesehatan setempat.
Pemkab menganggarkan dana Rp5 miliar dialokasikan untuk pengadaan satu juta masker tersebut.

“Kami mengangarkan satu juta masker untuk setengah penduduk Garut, Lainnya, kita gotong royong karena banyak juga yang berkemampuan,” imbuh Bupati Garut Rudy Gunawan.

Bahkan sementara mengalokasikan dana Rp10 miliar, guna menanggulangi pengusaha kecil maupun mikro yang terjerat pinjaman uang.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here