UPT BLK Disnakertrans Garut : Mohon Maaf Lahir Bathin

0
18 views
Uus R. Maulana, S.IP.
Menyambut Berkah Fajar Ramadlan 1441.

“Selenggarakan 36 Pelatihan Keterampilan”

Kepala “Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja” (UPT BLK) pada “Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi” (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Uus R. Maulana, S.IP Bersama Seluruh Jajaran Keluarga Besar UPT BLK          kabupaten setempat.

                 Mengucapkan : Marhaban Ya Ramadlan, Selamat Menunaikan                  Ibadah Puasa Ramadlan Mohon Maaf Lahir Bathin.

Perindahlah fisikkami dengan kesehatan serta terimalah amal ibadah ini dengan kelipatgandaan, lantaran hanya Engkau Dzat Penguasa Sekalian Alam.

Lantaran fajar Ramadlan kini menghampiri dunia, selembar sutra menghapus noda, sebening embun penyejuk kalbu, sucikan hati bersihkan jiwa di bulan yang suci.

Andai jemari tak sempat berjabat. Jika raga tak bisa bersua. Apabila ada kata membekas luka. Semoga pintu maaf masih terbuka. Selamat Ramadlan 1441 H.

Maka izinkan kedua tangan bersimpuh maaf untuk lisan yang tak terjaga, janji terabaikan, hati selalu berperasangka, dan sikap yang pernah menyakitkan.

Maaf lahir batin. Selamat menunaikan ibadah puasa. Sebelum takbir berkumandang Sebelum ajal menjemput. Sebelum jaringan over load, berikanlah kerinduan pada bulan suci Ramadlan kan segera terobati.

Sebab tiada kebahagiaan tanpa syukur. Tiada rasa syukur tanpa sabar. Tiada sabar tanpa maaf. Marhaban ya Ramadlan.

“Selenggarakan 36 Pelatihan Keterampilan”

Uus R. Maulana katakan, pada 2020 ini institusinya menyelenggarakan 36 paket pelatihan, terdiri 29 paket bersumber dana APBN dan tujuh paket bersumber dana APBD Kabupaten Garut.

Penyelenggaraan pelatihan keterampilan kerja bersumber dana APBN serkitar Rp1,5 miliar tersebut, BLK selaku pengemban pelaksana. Enam paket di antaranya tuntas terlaksana.

Sedangkan  23 paket lainnya diagendakan berlangsung pada Juni 2020, meliputi keterampilan menjahit garmen, menjahit sepatu, mengelas, sablon, membatik, otomotif, service telepon genggam, dan instalasi listrik. Masing-masing paket diikuti 16 peserta berlangsung berkisar 20-40 hari.

Kemudian tujuh paket pelatihan keterampilan kerja bersumber dana APBD kabupaten setempat bernilai sekitar Rp500 juta setelah dikurangi dua paket, meliputi menjahit dan otomotif masing-masing berlangsung selama 20 hari juga diikuti masing-masing 16 peserta.

Dua paket di antaranya tuntas terealisasi, disusul lima paket lainnya diagendakan berlangsung pada Juni 2020.

********

(Fotografer : JDH).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here