Upaya Garut Cegah Meluasnya Pandemi Wabah Corona

0
22 views
Bupati Garut.
Wakil Bupati Garut Kembali Masif Sampaikan Himbauan.

“Helmi Tingkatkan Kualitas Imunitas Masyarakat”

Garut News ( Senin, 23/03 – 2020 ).

Bupati Garut H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP katakan, ragam upaya selama ini masif diselenggarakan guna mencegah kian meluasnya penyebaran pandemik wabah virus corona. 

“Selain diliburkannya 630 ribu murid untuk belajar di rumah, dan disiapkannya 23 ton beras. Juga dialokasikan dana bersumber biaya tak terduga antara lain guna menanggulangi dampak diberlakukannya social distancing, termasuk pemberian jatah hidup” ungkapnya di Command Center, Senin (23/03-2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

Penyiapan dana APBD tersebut, diperuntukan pula pembelian alat-alat kesehatan, dan alat pelindung diri khususnya bagi para petugas kesehatan serta petugas di lapangan.

Didesak pertanyaan Garut News masih berlangsungnya aktivitas karyawan di pabrik-pabrik, dan perdagangan pada mini market, toserba serta Mal Ramayana….? Bupati mengemukakan harapannya siapapun bisa berupaya mencegah penularan Covid-19.

“Helmi Tingkatkan Kualitas Imunitas Masyarakat”

Wakil Bupati dr H. Helmi Budiman menyatakan, social distancing tak bisa sepenuhnya diterapkan pada fasilitas kesehatan lantaran tak mungkin bisa menolak pasien berobat, sehingga diatur bagi pasien dengan jenis penyakit ringan disarankan ke Puskesmas.

Ricky Rizki Darajat, SH.

Kemudian para pengelola perdagangan swasta termasuk di pasar, dan industri juga sangat diharapkan melaksanakan prosedural upaya pencegahan di antaranya masif melakukan penyemprotan desinfektan secara terjadwal maupun rutin.

Dikatakan, pemberian jatah hidup pada sektor informal yang terdampak kesulitan ekonomi, sebagai tambahan makan agar mereka memiliki imunitas yang baik sehingga tak rentan terhadap serangan wabah penyakit.

“Kini pun dilakukan pendataan mengenai kondisi persediaan bahan pokok, agar segera diselenggarakan operasi pasar. Sehingga masyarakat tak perlu panik,” imbuh Helmi Budiman.

Disiapkan Sarana Mencuci Tangan Dengan Sabun, dan Air Mengalir.

Wakil Bupati yang juga Ketua PMI kabupaten setempat mengemukakan pula, hari ini persediaan darah mencapai 300 labu yang bisa memenuhi kebutuhan hingga dua pekan hingga sebulan mendatang.

Namun diserukan kepada para Kepala SKPD beserta institusi lainnya agar bisa memotivasi stafnya bisa sukarela mendonorkan darah.

Lantaran penjadwalan kegiatan donor darah PMI terpaksa dibatalkan, karena tak boleh berkumpul orang banyak, sedangkan yang rela mendonorkan darah bisa langsung mendatangi Markas PMI di Jalan Proklamasi Garut.

Pemeriksaan Suhu Badan di Terminal Tipe A Guntur Melati Garut.

Mengingat pentingnya penyelenggaraan social distancing dengan sangat ketat ini, Helmi Budiman kembali menyerukan seluruh elemen dan komponen masyarakat bahu-membahu menyukseskannya.

“Jangan mendekati keramaian, tak melakukan aktivitas yang tak terlalu penting di luar rumah, diupayakan bisa bekerja di rumah, serta berperilaku hidup bersih dan sehat,” imbuh Helmi Budiman pula.

Seruan senada juga dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Maskut Faridz, MM dan menyatakan segera menyelenggarakan pengontrolan penerapan standar upaya pencegahan penyebaran corona ke pusat-pusat perdagangan dan pabrik-pabrik, katanya.

“Salah satu cara efektif”

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 kabupaten setempat Ricky Rizki Darajat, SH kembali pula mengingatkan perlunya melakukan social distance atau social distancing, sebagai salah satu cara efektif agar tidak tertular virus corona.

Upaya pencegahan wabah Covid-19 pun, dengan pemeriksaan suhu tubuh ratusan pengendara dan penumpang angkutan umum maupun angkutan pribadi, Ahad (22/03-2020).

Secara umum, mereka dinyatakan sehat bisa melanjutkan perjalanannya ke kota Garut. Namun di antara mereka terjaring sedikitnya 20 orang bersuhu tubuh 37,5 derajat Celsius.

Salah satunya masuk sebagai orang dalam pemantauan (ODP) yang akan terus dipantau puskesmas tempatnya tinggal.

Pemkab Garut pun menerjunkan tim dari jajaran Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Para penumpang menyambut baik upaya dilakukan Pemkab Garut untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19 itu.

“Ini kan untuk kebaikan semuanya. Tentu saja kita pun mendukung,” kata Didin (54) penumpang bus jurusan Cicaheum-Garut asal Kecamatan Garut Kota.

Dikatakan Ricky Rizki Darajat, hingga Senin siang pukul 12.00 WIB, terecatat ada tujuh PDP, dan 74 ODP yang diharapkan mereka negatif corona, imbuhnya.

“Mensterilkan Kawasan Terminal”

Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Guntur Melati Garut, Sofyan Hidayat Bersama Seluruh Jajaran Keluarga Besar Satuan Pelayanan Terminal tersebut, juga menjalin koordinasi dengan Dinkes kabupaten setempat.

Antara lain mensterilkan kawasan terminal sebagai upaya pencegahan, dan penanggulangan penularan virus corona.

Selain itu, pada lingkungan terminal disiapkan dua lokasi mencuci tangan untuk setiap penumpang turun dan berangkat, memberi cairan pembersih tangan, serta menyelenggarakan penyemprotan cairan desinfektan setiap hari.

“Berlangsung sejak sepekan lalu, pada setiap pagi, sore, dan malam di setiap titik lokasi yang disentuh orang,” ujar Sofyan Hidayat.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here