UDD PMI Garut Didera Kerugian Material/Moril

0
124 views
Rachmat Wijaya.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 24/10 – 2017 ).

Rachmat Wijaya.

********* Kepala “Unit Donor Darah” UDD PMI Kabupaten Garut, Drs H. Rachmat Wijaya menyatakan, pihaknya terpaksa menempuh pelbagai langkah setelah mendengar RSU dr Slamet menjalin kerjasama dengan PMI Kabupaten Bandung.

Lantaran pihaknya mengalami kerugian material juga moril, akibat menjadi kedaluarsanya sekitar 300 labu darah dengan nilai operasional mencapai Rp108 juta. Sedangkan kerugian non material di antaranya berupa waktu, tenaga, dan pikiran menjadi tak membuahkan hasil.

Dikemukakan  Rachmat Wijaya di ruang kerjanya, Selasa (24/10-2017), pihaknya segera menyampaikan laporan kepada UTD Pusat tentang adanya kerjasama tersebut.

Menyusul UTD PMI Kabupaten Bandung dinilai tak mengindahkan Permenkes Nomor. 91/2015, bahwa “Bank Darah Rumah Sakit” (BDRS) mendapat pasokan darah dari UTD setempat.

Sehingga adanya kerjasama tadi, pemenuhan pasokan darah rumah sakit bersumber dari dua UTD. Berakibat darah UTD PMI Kabupaten Garut tak maksimal bisa terserap rumah sakit.

Jawaban UTD Pusat menegaskan, droping darah BDRS harus dari UTD setempat, Namun UTD PMI Kabupaten Bandung pernah masih menyempatkan diri melakukan droping darah ke rumah sakit.

Maka permasalahan ini pun, pernah dibahas pada rapat UTD se Jabar di Bandung, 3 Okjtober 2017 lalu. Antara lain diperoleh alibi pihak RSU dr Slamet takut kekurangan darah, katanya.

Ketua dan Pengurus PMI Kabupaten Garut juga mengirimkan surat ke pihak rumah sakit mengenai terjadinya permasalahan ini.

Meski kini pasokan darah UDD PMI Kabupaten Garut kembali lancar, antara lain kembali memasok 340 labu darah, tetapi Rachmat Wijaya sangat mengharapkan semua pihak saling menghormati, serta menghargai terhadap fungsi pelayanan masyarakat di Kabupaten Garut.

Rachmat Wijaya beserta Kepala Markas PMI Kabupaten Garut, Agus Heryanto pun memenuhi undangan DPRD Kabupaten Garut guna membahas permasalahan tersebut, Selasa (24/10-2017) siang.

 

*******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here