Tuntunan Merawat Jenazah (Bag II)

Disadur  Oleh : Hj. Siti Rokayah 

Menyucikan Jenazah

Garut News ( Jum’at, 03/01-2014 ).

Praktek memandikan jenazah pada Pelatihan Mubalighot ‘Aisyiyah Tingkat Kabupaten Garut di Pesantren Darul Arqam, Ahad (29/12-2014). Foto:SB.
Praktek memandikan jenazah pada Pelatihan Mubalighot ‘Aisyiyah Tingkat Kabupaten Garut di Pesantren Darul Arqam, Ahad (29/12-2014). Foto:SB.

Perlengkapan diperlukan dipersiapkan terlebih dahulu, air suci dan menyucikan berjumlah cukup, dicampuri bau-bauan harum, misalnya kapur barus, cendana, dan sebagainya.

Serbuk/larutan kapur barus meredam bau, larutan, irisan sabut/zat lain berfungsi pembersih.

Sobekan kain/handuk tangan/sarung tangan untuk membersihkan kotoran darah apabila terdapat pendarahan, dan najis lain jika ada.

Lidi, dan sebagainya pembersih kuku, kain handuk mengeringkan badan/tubuhnya, setelah selesai

Persiapan/Pendahuluan

  1. Bujurkanlah jenazah di tempat terbatas, dan tertutup diutamakan membujur menghadap kiblat dengan kepala sebelah kanan.
  2. Lepaskan seluruh pakain melekat dan menutup, serta pengikat dagu dan pergelangan tangan.
  3. Tutuplah bagian auratnya hingga tak tampak.
  4. Lepaskan logam seperti cincin dan gigi palsunya (kalau ada)
  5. Bersihkanlah kotoran, najisnya dengan didudukkan, dan diremas-remas bagian perutnya pelan hingga kotorannya keluar.
  6. Bersihkan rongga mulutnya dari lendir, atawa darah jika ada.
  7. Bersihkan kuku-kuku jari kaki, dan tangannya.

Cara Melaksanakan 

  1. Dimulai menyiram anggota tubuh seperti wudhu secara urut, tertib, segera dan rata, hingga tiga kali, serta memulainya dari sebelah kanan.
  2. Menyiram seluruh anggota tubuh, jasmani hingga rata dan didahulukan bagian kanan kemudian bagian kiri.
  3. Menggosok dengan lembut seluruh tubuh menggunakan air sabun.
  4. Menyiram berulang kali dengan bilangan gasal, misalnya 3, 5, 7, 9, 11 kali hingga rata, dan bersih sesuai kebutuhan.
  5. Menyiram dengan larutan kapur barus, parfum atau bau-bauan harum, cendana, dan sebagainya.
  6. Mengeringkan seluruh tubuh badannya dengan kain handuk, hingga kering (teresap airnya)

Perhatian 

  1. Pada waktu menyiramkan air pada wajah/muka tutuplah lubang mata, hidung, mulut dan telinganya, agar tak kemasukan air.
  2. Apabila pada anggota tubuh jenazah terdapat luka, misalnya lantaran sakit atau kecelakaan, memandikan/menggosok, dan membersihkan bagian terluka agar hati-hati dengan lembut, seakan memerlakukan pada waktu masih hidup tak boleh semena-mena.

Khusus jenazah wanita, apabila rambutnya panjang diikatkan menjadi tiga pintalan. (Bersambung). 

******

Editor : SB, JDH.

Related posts

Leave a Comment