Tunggu Pembangunan Jalan di Tengah Predator Covid-19

0
27 views
Kondisi Jalan Desa di Pakenjeng Garut.
Tandus Berdebu.

“Garut Menembus 3.722 Kasus”

Garut News ( Rabu, 03/06 – 2020 ).

Meski di tengah pandemi global predator coronavirus disease 2019 (Covid-19) hingga kini masih mewabah, namun penduduk desa di Kecamatan Pakenjeng dan Kadungora Garut tetap menunggu realisasi pembangunan ruas jalan.

Lantaran sebelumnya diagendakan, pada 2020 ini bakal ada pembangunan peningkatan kualitas jalan berkonstruksi rigid, yang bisa menghubungkan Kecamatan Pakenjeng dengan Kecamatan Cikelet.

Jalan Wisata Tujuan Taman Satwa Cikembulan Kadungora Rusak Sangat Parah.

“InsyaAllah bisa teralisasi tahun ini, berupa pembangunan peningkatan kualitas konstruksi jalan tersebut bersumber APBD Garut 2020,” ungkap Kepala Bidang Bina Program pada Dinas ‘Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang’ (PUPR) kabupaten setempat, Gun Gun Sukma Utama, ST, Rabu.

“Lintasan jalan itu, antara Neglasari – Girimukti sepanjang 1,5 kilometer dengan dana Rp600 juta, serta Cigadok – Kertamukti sepanjang empat kilometer dengan anggaran Rp4,6 miliar,” ungkapnya.

Memilukan.

Bahkan juga InsyaAllah pada 2020 juga dibangun peningkatan kualitas ruas badan jalan sepanjang 3,05 kilometer berkonstruksi rigid melintasi Taman Satwa Cikembulan bersumber APBD Garut bernilai sekitar Rp3 miliar.

Sebelumnya diberitakan Garut News, warga Kecamatan Pakenjeng di Desa Neglasari mengaku tetap menunggu janji manis Bupati Rudy Gunawan, menyusul pada awal September lalu bertepatan 1 Muharam 1441 H menjanjikan pembangunan jalan desa.

Mulai dari ujung Desa Neglasari hingga menembus Kampung Cigalontang Desa Giri Mukti Cikelet berkonstruksi Redimix sepanjang 10 km lebih, dijandikan Bupati pula bisa dialokaikan bersumber APBD 2020, katanya.

“Garut Menembus 3.722 Kasus”

Sedangkan terkait pandemi global predator wabah coronavirus disease 2019 di Kabupaten Garut berdasar Update Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pukul 17:56:12 WIB, Rabu (03/06-2020), menembus 3.722 kasus.

Terdiri 19 Positif, 65 ‘Pasien Dalam Perawatan’ (PDP), 2.621 ‘Orang Dalam Pengawasan’ (ODP), serta 1.017 ‘Orang Tanpa Gejala’ (OTG). Dengan totalitas yang meninggal dunia seluruhnya mencapai 31 orang.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here