Tunggakan Rastra Garut Capai Rp3,9 Miliar Lebih

0
96 views
Kabupaten Garut Kerap Surplus Beras, Namun Penerima Rastra Juga Berjimbun.

“Kabupaten Garut Kerap Surplus Beras, Namun Penerima Rastra Juga Berjimbun”

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 26/09 – 2017 ).

Kabupaten Garut Kerap Surplus Beras, Namun Penerima Rastra Juga Berjimbun.

Nilai tunggakan pembayaran penyaluran beras program beras keluarga sejahtera (rastra) dialokasikan rumah tangga miskin atau sebelumnya disebut raskin di Kabupaten Garut, Jawa Barat, selama rentang waktu Januari hingga September 2017 masih besar, atau mencapai sekitar Rp3,9 miliar.

Sedangkan totalitas rastra tersaluran kepada para keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh desa/kelurahan di kabupaten setempat tersebut, mencapai sekitar 18.273.555 kg.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Garut Aliyudin katakan, terdapatnya tunggakan atas penyaluran rastra itu terbilang wajar karena pola pembayaran atas penyaluran rastra dilakukan setelah barang/rastra diterima KPM.

Apalagi penyaluran rastra ini masih berlangsung dalam satu tahun berjalan, atau belum mendekati akhir tahun.

“Tunggakan, pastinya ada. Sebelum Desember. Karena penyalurannya kan barang didrop dulu, kemudian bayarnya dari masyarakat,” katanya didampingi staf Hari, Senin (25/09-2017).

Namun dia menolak keras menyebutkan berapa persisnya total rastra tersalurkan saat ini. Begitupun mengenai besaran tunggakan tersisa. Dia malahan beralibi, kewenangannya hanya sebatas pengelolaan administrasi.

Sedangkan teknis penyaluran rastra berikut ragam kendala dan kondisi terjadi di lapangan merupakan kewenangan pihak lain, tepatnya Satuan Kerja (Satker) Rastra), katanya pula.

“Kalau ada laporan dari Bulog, misalnya tentang masih ada tunggakan dari desa, baru kita sebagai tim mengingatkan satker-satker desa bersangkutan agar segera melunasinya. Kita belum tahu berapa ton rastra disalurkan sampai saat ini, takut tak akurat. Tetapi mungkin diketahui besok. Sebab besok ada evaluasi rastra di Provinsi,” kilahnya.

Namun juga anehnya, Aliyudin pun mengakui pihaknya menerima laporan perkembangan penyaluran rastra dari pihak Bulog atau Satker Rastra setiap awal bulan.

Informasi berhasil dihimpun, pagu rastra Kabupaten Garut pada 2017 mencapai 30.936.600 kilogram (kg) untuk 171.870 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebar pada 442 desa/kelurahan di 42 wilayah kecamatan.

Sedangkan total pagu rastra tersebut, hingga per 14 September 2017, baru terserap 18.273.555 kg, atau 78,76%. Namun dari total rastra tersalurkan itu pun ternyata masih terdapat tunggakan pembayaran mencapai Rp3.926.082.000.

Sehingga masih ada pagu rastra belum tersalurkan hingga Desember 2017 mencapai 12.663.045 kg.

*******

(NZ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here