Tunggakan Raskin Garut Capai Rp3,749 Miliar

0
21 views

Garut News ( Rabu, 26/08 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Per akhir Juli 2015, total beras rumah tangga miskin (raskin) tersalurkan bagi penerima manfaat pada 42 kecamatan di Kabupaten Garut mencapai 17.546.385 kilogram, atawa sekitar 17.546,4 ton.
 
Namun hingga kini, tunggakan pembayaran atas penyaluran tersebut masih sangat besar, mencapai sekitar Rp3.749.243.000.

Pagu raskin per Januari hingga Juli 2015 mencapai 19.135.095 kilogram, baru terealisasi 17.546.385 kilogram (91,70%) dengan jumlah rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) 182.239 jiwa.

Besarnya tunggakan raskin tersebut, diketahui berdasar hasil evaluasi monitoring pelaksanaan Program Raskin 2015 dilakukan Tim Koordinasi tingkat kabupaten setempat sejak 4 hingga 7 Agustus 2015 lalu.

Rata-rata kecamatan memiliki tunggakan pembayaran penyaluran raskin  berkisar Rp19 juta hingga Rp171 juta.

Dari 42 kecamatan. terdapat sepuluh kecamatan penunggak pembayaran raskin terbesar. Terdiri Kecamatan Malangbong mencapai Rp171.288.000, Pakenjeng Rp162.096.000, Cisurupan Rp145416.000, Cibatu Rp132.816.000, Balubur Limbangan Rp129.144.000, Garut Kota Rp123.240.000, Banyuresmi Rp104.304.000, dan Kecamatan Karangpawitan Rp100.392.000.

Juga, Kecamatan Leles dengan tunggakan raskin mencapai Rp96.718.000, Bayongbong Rp82.344.000, Tarogong Kaler Rp77.664.000, dan Kecamatan Tarogong Kidul Rp71.808.000.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Garut RM Aliyuddin katakan, nyaris setiap kecamatan memiliki tunggakan raskin dengan besaran tunggakan bervariasi.

Tim Monitoring kabupaten pun diterjunkan melakukan investigasi hingga ke tingkat desa/kelurahan dalam dua bulan terakhir terkait besarnya tunggakan raskin tersebut.

Sayangnya, hingga kini masih banyak desa belum melunasi tunggakan pembayaran raskin kendati pihaknya berupaya menindaklanjuti radiogram serta menghubungi masing-masing camat.

“Kami terus melakukan koordinasi, khususnya dengan Satgas Raskin yang ada di pemeritahan desa/kelurahan agar secepatnya melunasi tunggakan tersebut hingga batas akhir bulan ini,” kata Aliyuddin, Selasa (25/08-2015).

Meski tunggakan pembayaran raskin terbilang cukup besar, dia menegaskan penyaluran raskin ke desa-desa di Kabupaten Garut hingga kini masih tetap berjalan normal.

Dia berharap para camat segera menginstruksikan para kepala desa/kelurahan agar secepatnya melunasi tunggakan pembayaran raskin tersebut sesuai radiogram Sekda Garut.

********

Noel, Jdh.