Tujuh Pesilat Tapak Suci Berhasil Raih Medali

0
181 views
Ilustrasi.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 02/10 – 2017 ).

Ilustrasi.

                            Meski hanya Mengirimkan tujuh atilit berpersiapan terbilang mepet pada Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open III tahun 2017 di Bandung, namun kontingen atlit bela diri pencak silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah asal Pondok Pesantren Al Furqon Muhammadiyah Boarding School (MBS) Cibiuk Kecamatan Cibiuk Garut bisa pulang dengan penuh kebanggaan.

Lantaran masing-masing dari tujuh atlit tapak suci tersebut, mereka berhasil menyabet medali, mulai perunggu hingga emas.

Pelatih tim tapak saca Al Furqon Awaluddin katakan, kejuaraan memerebutkan Piala Bergilir Dr (HC) H Eddie Nalapraya berlangsung dua hari tersebut, Sabtu (30/09-2017), dan Ahad (01/10-2017), secara keseluruhan, kontingen tapak suci Al Furqon berhasil meraih tujuh medali, terdiri satu emas, empat perak, dan dua medali perunggu.

Mereka terdiri Rahmawati berhasil meraih medali emas katagori tanding SMA Putri, Nabila meraih medali perak katagori tandaing SMA Putri, Sayafa Choriunisa Nur Fikri meraih medali perak katagori tanding SMP Putri, dan M Rizal Rizqullah meraih medali perak pada katagori tanding SMP Putra.

Kemudian M Arif Syafi Mardianto mendapatkan medali perunggu katagori tanding SMA Putra, dan Nanda Zesa Fitri mendapatkan medali perunggu pada katagori tanding SMP Putri.

“Alhamdulillah ! Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk para orang tua santri. Mudah-mudahan ini bisa menambah semangat anak-anak untuk lebih berprestasi lagi,” imbuh Awaluddin, Senin (02/10-2017).

Keberhasilan para atlit tapak suci Al Furqon dalam kejuaraan terbuka pencak silat antar pelajar tersebut sontak disambut gembira pihak pondok pesantren dan orang tua santri.

Sejumlah orang tua santri bahkan menyempatkan diri datang ke tempat pertandingan di GOR Trilomba Juang Jalan Pajajaran Bandung guna menyemangati para atlit tapak suci Al Furqon.

“Alhamdulillah ! Kontingen Al Furqon, seluruh tujuh atlit, kebagian medali. Padahal peserta sedemikian banyak. Ada yang menyebut, jumlah peserta keseluruhan masuk rekor MURI (Musium Rekor Indonesia),” ungkap Wawan Herawan, salah satu orang tua santri.

********

(NZ).