Tugu Larangan Dibangun, Pembalakan Liar Jalan Terus

0
35 views

Garut News ( Kamis, 23/04 – 2015 ).

Ilustrasi Muhammad Erwin Ramadhan, Pohon Juga Bernyawa. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi Muhammad Erwin Ramadhan, Pohon Juga Bernyawa. (Foto : John Doddy Hidayat).

Bupati Rudy Gunawan “meradang” lantaran memergoki aktivitas pembalakan liar di kawasan hutan Gunung Cipicung Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng, Garut, Jawa Barat, ternyata masih merebak-marak.

Meski kawasan tersebut dilakukan pengawasan cukup ketat mencegah pembalakan liar, menyusul inspeksi Wabup Helmi Budiman bersama jajaran Dishut kabupaten setempat juga Kodim 0611 ke lokasi pada 26 Februari 2015.

Kegeraman bupati pun memuncak menyusul aksi pembalakan liar itu, sempat dipergoki langsung. Ini terjadi ketika bersama rombongan meninjau lokasi, seusai meletakan batu pertama pembangunan Tugu Peringatan larangan dan bahaya perusakan hutan di Kampung Mencek Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng.

Wilayah itu merupakan batas tanah milik dengan kawasan hutan pemangkuan Perum Perhutani di daerah tersebut, Kamis (23/04-2015). Rombongan memergoki empat pelaku menggergaji batang-batang kayu rimba menjadi bilah-bilah papan.

Namun, kendati dilakukan pengejaran, bahkan aparat Koramil Pakenjeng sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara, para pelaku berhasil raib menerobos rerimbunan hutan.

Sedangkan rombongan hanya mendapatkan bekas-bekas gergajian berupa bilah-bilah papan sekitar dua meter kubik.

Rudy kecewa berat, mendapatkan portal penutup akses jalan ke kawasan pembalakan liar dihancurkan orang.

Turut serta rombongan antara lain Kadishut Sutarman, Kabag Humas dan Protokol Setda Undang Saripudin, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Pakenjeng minus unsur Kepolisian Sektor setempat.

Bupati Rudy menegaskan pihaknya segera melaporkan kasus tersebut berikut barang bukti ke pihak berwajib.

“Saya juga akan kirim surat dan laporkan lagi karena tak kooperatif, dan minta tindak lanjut atas laporan kemarin (sebelumnya) ke Satgas Lingkungan Hidup Jabar,” katanya.

Dikemukakan, pihaknya “akan” memasang sejumlah portal pada jalur jalan menghubungkan Desa Sukamulya dengan Desa Girimukti Kecamatan Cikelet, katanya pula.

Sebagai upaya menutup akses masuk para pelaku pembalakan liar ke kawasan hutan perbatasan Puncak Ngeres di “Resort Pemangkuan Hutan” (RPH) Panyindangan pada “Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan” (BKPH) Cisompet, dan hutan lindung di RPH Halimun pada BKPH Sumadra.

*********

Noel, Jdh.