Tower Triangle ATR/BPN Garut Telan Tiga Korban

0
27 views
Ilustrasi Tower Berdaun.
Ilustrasi Bekerja di Atas Atap Rumah.

“Diduga Tali Baja Penahan Usang”

Garut News ( Senin, 15/06 – 2020 ).

Tumbangnya tower triangle di pelataran kantor ‘Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional’ (ATR/BPN) Garut, Senin (15/06-2020), selain menewaskan satu orang juga mencederai dua orang lainnya.

Mereka mengalami kecelakaan saat memerbaiki, dan membongkar tower tersebut, dengan korban meninggal anggota Divisi Komunikasi Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (Divkom-FKPM) Korwil Polres setempat, Muhammad Daud Pey (60) akrab disapa Jaer akibat luka parah bagian kepala dan tangan terhempas jatuh dari ketinggian 50 meter

Sedangkan dua korban luka Dudung, dan Dudi. Keduanya pegawai kantor ATR/BPN Garut.

Berawal ketika sekitar pukul 10.30 WIB, Jaer bersama tiga pekerja, Pepi, Alo, dan Deni membongkar menurunkan tower triangle. Jaer berada di puncak tower. Sedangkan Pepi di atas genting, serta Alo dan Deni memegang tambang menurunkan tower.

Namun mendadak tali baja sebagai skur diangkurkan pada tanah sebagai tumpuan utama terputus. Sehingga rangka bangunan tower ambruk menimpa atap kantor bagian aula, yang sedang berlangsung rapat para pegawai kantor.

Maka bangunan aula pun rusak parah bahkan menjadi berlubang menganga cukup besar pada bagian atap hingga menembus plafon.

Bersamaan tower tumbang, Jaer berada di puncak tower pun terhempas terjun bebas ke tanah. Dengan luka parah pada kepala, dan tangan.

Dudung dan Dudi mengikuti rapat tak sempat menghindar meski luka diderita keduanya tak separah Pak Jaer.

Ketiga korban dibawa ke RSU dr Slamet mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Namun Jaer tak bisa diselamatkan, meninggal di rumah sakit.

Jenazah dibawa pihak keluarga ke tempat kediamannya Jalan Ahmad Jayadi RT 04/01 Kelurahan Muara Sanding Garut Kota untuk dilakukan pengurusan jenazah dan pemakamannya. Korban diketahui meninggalkan serang isteri serta dua anak laki-laki dan satu anak perempuan.

Kapolsek Sektor Garut Kota Kompol Uus Susilo katakan, tower roboh diduga tali baja penahannya usang sehingga tak kuat menahan beban.

Ketua DiVKOM FKPM Toni Sumartono menyatakan, pihaknya kehilangan atas meninggalnya Jaer akibat kejadian tersebut.

*******

Abisyamil/JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here